Pendapat Ulama Tentang al Halaj

▫▪▫▪▫▪

 PERTANYAAN:

Assalamu’alaikum… Ust.
Bs dibahas ttg al Hallaj trkait wihdatul wujud. Apakah benar beliau itu dihukum telah tersesat terkait hal diatas. Amntara belakangan ini muncul anggapan bhw al Hallaj lah yg benar pemahaman Tauhid nya.

Syukran ust


 JAWABAN

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Al Hallaj rata-rata imam besar besar menyatakan kesesatan dan kekafirannya, sebagian imam ada pula yang membelanya.

Ibnu Khalikan mengatakan:

أفتى أكثر علماء عصره بإباحة دمه

Mayoritas ulama di masanya memfatwakan bolehnya menumpahkan darah Al Halaj. (Tarikh Islam, 23/176)

Imam Ibnu Katsir menceritakan bahwa para ulama sepakat atas kekafiran dan kezindikan Al Halaj (Al Bidayah wan Nihayah, 11/174)

Al Qadhi ‘Iyadh berkata:

وأجمع فقهاء بغداد أيامَ المقتدر من المالكية على قتل الحلاج وصلبه؛ لدعواه الألوهية، والقول بالحلول، وقوله: أنا الحقّ، مع تمسُّكه في الظاهر بالشريعة، ولم يقبلوا توبته

Para fuqaha Baghdad pada masa al-Muqtadir dari kalangan Malikiyah telah sepakat untuk menghukum mati al-Hallaj dan menyalibnya, karena ia mengaku sebagai Tuhan, berkeyakinan hulul (Allah menyatu dengan manusia), serta ucapannya ‘Ana al-Ḥaqq (Akulah Allah yang Maha Benar)’, meskipun secara lahiriah ia masih berpegang pada syariat. Mereka tidak menerima tobatnya.” (Asy Syifa, 1/140)

Ada pun yang membelanya di antaranya Imam As Suyuthi yang menganggap para pengkritik Al Halaj salah paham terhadap pernyataan-pernyataan sufistiknya Al Halaj.

Wallahu A’lam

☘

✍ Farid Nu’man Hasan

Hukum Pamer Kesenangan di Grup WA

 PERTANYAAN:

Assalammu’alaikum ustadz, Afwan jiddan ganggu…

Ust, apa fiqih nya bila ada anggota group wa memposting foto-foto sedang jalan2 dan foto2 liburannya di group wa yg padahal dia tahu di group wa itu ada anggota group yg sedang susah ekonomi, sedang di uji ekonomi dan anaknya sedang sakit di rawat sehingga tidak bisa jalan2 ??

Jadi mempertontonkan kesenangan nya di saat saudara2 sedang susah.

Gimana menurut ust fiqih Islam nya ??

Mohon pencerahannya ust

Jazakallah


 JAWABAN

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Jika dia tahu ada orang yang sedang sudah di grup tersebut, tapi dia sengaja melakukannya maka dia bukan hanya tidak peka tapi juga tidak punya perasaan. Memarkan kekayaan dan senang-senang di hadapan orang yang sedang susah. Seharusnya yang dia lakukan adalah membantu yang susah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

ما آمن بي من بات شبعان وجاره جائع إلى جنبه وهو يعلم به

“Tidaklah beriman kepadaku, orang yang tidur malam hari dalam keadaan kekenyangan namun tetangga di sampingnya kelaparan padahal dia tahu hal itu.” (HR. Al Bazar, shahih)

Tapi jika sama sekali tidak tahu jika ada orang yang kesusahan, maka apa yang dilakukannya tetap sebuah hal yang tidak baik karena kesannya pamer dan berpeluang memunculkan kedengkian.

Wallahu A’lam

✍️Farid Numan Hasan

Salat Witir 1 Rakaat, Bolehkah?

 PERTANYAAN:

Pak Ustadz Numan.
Saya membiasakan setelah sholat Sunnah bakdiah Isya , Saya lanjutkan dengan Sholat Witir 1 rakyat.
Dari informasi yang saya pernah dengar dalil ini dari pendapat Imam Syafi’i .
Apakah benar.
Mohon arahan. (+62 812-1916-xxxx)


 JAWABAN

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh

Witir 1 rakaat boleh, tetap sunah, Rasulullah ﷺ yang memerintahkan:

Dari Abu Ayyub Al Anshari Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

الْوِتْرُ حَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِخَمْسٍ فَلْيَفْعَلْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِثَلَاثٍ فَلْيَفْعَلْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِوَاحِدَةٍ فَلْيَفْعَلْ

“Witir adalah sebuah hak atas setiap muslim, barang siapa yang hendak melakukan witir lima raka’at maka hendaknya ia melakukankannya dan barang siapa yang hendak melakukan witir tiga raka’at maka hendaknya ia melakukannya, dan barang siapa yang hendak melakukan witir satu raka’at maka hendaknya ia melakukannya.” (HR. Abu Daud No. 1420, Dishahihkan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth, Syaikh Al Albani, Syaikh Ayman Shalih Sya’ban, dll)

Berkata Ibnu Abi Malikah:

قيل لابن عباس: هل لك في أمير المؤمنين معاوية، فإنه ما أوتر إلا بواحدة؟ قال: أصاب، إنه فقيه.

“Dikatakan kepada Ibnu Abbas: Apa pendapat anda tentang Amirul Mu’minin Muawiyah, bahwa dia tidaklah melakukan witir melainkan satu rakaat? “ Ibnu Abbas menjawab: “Dia benar, dia adalah seorang yang faqih (faham agama).” (HR. Bukhari No. 3554)

Wallahu A’lam

✍️Farid Numan Hasan

Mengungkit Kebaikan, Bagaimana Tobatnya?

 PERTANYAAN:

Assalaamu’alaikuum. Ustadz. Semoga ustadz diberikan kesehatan dari Allah subhana wa ta’ala. izin tanya bagaimana cara bertaubat bila A menolong B tapi A mengungkit kebaikannya ke orang lain(C).


 JAWABAN

Perlu dirinci:

– Jika A mengungkit tanpa maksud berbangga, tanpa menyakiti perasaan B, apalagi tidak menyebut nama B, maka tidak perlu dikhawatirkan. Hal itu tidak salah, tapi bisa menjadi pemancing yang lain.

– Jika A mengungkit untuk membanggakan, sekaligus merendahkan B, untuk menunjukkan siapa dirinya, maka ini yang terlarang. Tobatnya adalah tinggalkan sikap itu, menyesal, dan bertekad jangan ulangi selamanya, minta maaf ke B jika B tersinggung.

Wallahu A’lam

☘

✏ Farid Nu’man Hasan

scroll to top