Hukum Memakai Gigi Palsu

Pertanyaan

+62 811-1161-xxx: Assalamu’alaikum ust..
Ijin bertanya…apakah boleh seorang guru Qur’an …karena giginya copot(ompong dibagian depan ) menggunakan gigi palsu ?…disamping unt tetap terjaga pengucapan makhorijul huruf…juga untuk lebih percaya diri..didepan muridnya


Jawaban

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Hukum memakai gigi palsu, kaki palsu, tangan palsu, hidung palsu, dan sejenisnya, dengan maksud kesehatan dan mengembalikan fungsi kerja tubuh, adalah diperbolehkan. Semua ini bukan termasuk “mengubah ciptaan Allah” yg diharamkan syariat. Walau secara otomatis akan memperbaiki penampilan.

Dalilnya, dari Urfujah bin As’ad Radhiyallahu ‘Anhu:

أَنَّهُ أُصِيبَ أَنْفُهُ يَوْمَ الْكُلَابِ فِي الْجَاهِلِيَّةِ، فَاتَّخَذَ أَنْفًا مِنْ وَرِقٍ فَأَنْتَنَ عَلَيْهِ فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَتَّخِذَ أَنْفًا مِنْ ذَهَبٍ

Bahwa hidung beliau terkena senjata pada peristiwa perang Al Kulab di masa jahiliyah. Kemudian beliau tambal dengan perak, namun hidungnya membusuk. Kemudian Nabi ﷺ memerintahkannya untuk menambal hidungnya dari emas. (HR. An Nasa’i no. 5161, hadits ini dinyatakan hasan oleh Syaikh Syu’aib al Arnauth)

Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid mengatakan:

تركيب أسنان صناعية مكان الأسنان المنزوعة لمرض أو تلف أمرٌ مباح لا حرج في فعله ، ولا نعلم أحداً من أهل العلم يمنعه ، ولا فرق بين أن تثبت الأسنان في الفم أو لا تثبت ، ويفعل المريض الأصلح له بمشورة طبيب مختص

Memasang gigi palsu sebagai pengganti gigi yang dicabut karena sakit atau kerusakan adalah hal yang diperbolehkan dan tidak ada larangan dalam melakukannya. Kami tidak mengetahui adanya ulama yang melarangnya. Tidak ada perbedaan antara apakah gigi tersebut dipasang secara permanen di mulut atau tidak. Pasien dapat memilih yang terbaik baginya dengan berkonsultasi kepada dokter ahli. (Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 82647)

“Mengubah ciptaan Allah” adalah pada bagian tubuh yang baik-baik saja, tidak ada cacat, masih bagus dan berfungsi dengan baik, tapi seseorg mengubahnya karena dia tidak ridha kepadanya, kurang puas, lalu dia mengubahnya baik dengan penambahan maupun pengurangan agar lebih indah lagi. Inilah yang terlarang, sebagaimana tertera dalam hadits berikut:

عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ

“Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata:

“Allah ﷻ melaknat wanita yang betato dan si tukang tatonya, wanita yang mencukur alisnya, dan mengkikir giginya, dengan tujuan mempercantik diri mereka mengubah ciptan Allah ﷻ.” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

Demikian tentang hukum memakai gigi palsu. Wallahu A’lam

Baca juga: Gigi Palsu Permanen

☘

✍ Farid Nu’man Hasan

Mengenal Aqidah Syiah Nushairiyah (Aqidahnya Penguasa Terguling Siria)

Ya, Nushairiyah adalah bagian dari syiah, dan termasuk syiah ghaliyah (ekstrim), kesesatannya lebih parah dibanding rafidhah. Mereka belakangan lebih dikenal dengan Syiah ‘Alawiyah.

Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid mengatakan:

الطائفة العلوية ظهرت في القرن الثالث من الهجرة ، وتعد هذه الطائفة من غلاة الشيعة ، الذين ادعوا الإلهية في علي بن أبي طالب رضي الله عنه
وكان اسمهم الأول “النصيرية” ثم تسموا بعد ذلك بـ “العلويين” تمويهاً على الناس ، وتغطية لحقيقة مذهبهم ، وهم يحرصون على هذا الاسم الآن
مؤسس هذه الطائفة هو محمد بن نصير البصري النميري (توفي سنة270 هـ) الذي ادعى النبوة والرسالة

Aliran Alawiyah muncul pada abad ketiga hijriyah dan termasuk ke dalam golongan Syiah ekstrem (ghuluw), yang mengklaim adanya sifat ketuhanan pada Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu.

Nama awal mereka adalah “Nushairiyah,” namun kemudian mereka menyebut diri mereka sebagai “Alawiyah” untuk mengelabui masyarakat dan menyembunyikan hakikat ajaran mereka. Hingga kini, mereka tetap menjaga penggunaan nama tersebut.

Pendiri aliran ini adalah Muhammad bin Nushair al-Bashri an-Numairi (wafat tahun 270 H), yang mengaku sebagai nabi dan rasul.

(Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 109264)

Tertulis dalam Al Mausu’ah Al Muyassarah fil Adyaan wal Madzaahib, dari Imam Ibnu Taimiyah:

هؤلاء القوم المسمَّون بالنصيرية ـ هم وسائر الأصناف الباطنية ـ أكفر من اليهود والنصارى ، بل وأكفر من كثير من المشركين ، وضررهم أعظم من ضرر الكفار المحاربين مثل التتار والفرنج وغيرهم .. وهم دائماً مع كل عدو للمسلمين ، فهم مع النصارى على المسلمين ، ومن أعظم المصائب عندهم انتصار المسلمين على التتار ، ثم إن التتار ما دخلوا بلاد الإسلام وقتلوا خليفة بغداد وغيره من ملوك المسلمين إلا بمعاونتهم ومؤازرتهم

Kaum yang disebut dengan nama Nushairiyah ini, bersama dengan berbagai golongan kebatinan lainnya, lebih kafir daripada orang-orang Yahudi dan Nasrani, bahkan lebih kafir daripada banyak kaum musyrik. Bahaya mereka lebih besar dibandingkan dengan bahaya orang-orang kafir yang memerangi kaum Muslimin, seperti bangsa Tatar, pasukan Perang Salib (Franj), dan lainnya. Mereka selalu berpihak kepada setiap musuh kaum Muslimin. Mereka berpihak kepada kaum Nasrani melawan kaum Muslimin. Di antara musibah terbesar bagi mereka adalah kemenangan kaum Muslimin atas bangsa Tatar. Bahkan, bangsa Tatar tidak akan mampu memasuki negeri Islam, membunuh Khalifah di Baghdad, dan para raja Muslim lainnya kecuali dengan bantuan dan dukungan mereka.

(Dikutip dalam Al Mausu’ah Al Muyassarah fil Adyaan wal Madzaahib, 1/399)

Demikian. Wallahu A’lam

Wa Shalallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘Ala Aalihi wa Shahbihi wa Sallam

☘

✍ Farid Nu’man Hasan

Tumbangnya Penguasa Zalim Syiah Nushairiyah Adalah Keniscayaan

Sangat lama Partai Ba’ath menguasai Siria, 61 tahun, partai yang beraliran sosialis

Sangat lama dinasti Assad yang beraqidah Syiah Nushairiyah menguasai Siria, 54 tahun, sejak Hafez Asad dan anaknya Basyar Asad.

Ribuan sudah nyawa warga Siria dibegal oleh rezim ini sejak tahun 80-an di masa Hafez Asad, dan pasca Arab Spring di masa Basyar Asad.

Ribuan pula yang dipenjara dan disiksa sampai puluhan tahun

Akhirnya, di tangan gabungan berbagai faksi para mujahidin yang perkasa dan sabar, rezim diktator Dinasti Asad bisa ditumbangkan. Inilah sunnatullah dan keniscayaan.

Perlawanan begitu panjang sejak dipimpin oleh para pejuang Ikhwanul Muslimin di era 80-an melawan Hafez Asad, sampai masa Salafi Jihadi (Al Qaida), Ikhwani, dan kalangan Nasionalis melawan Basyar Asad di era Arab Spring.

Berakhir sudah masa kejayaan Syiah Nushairiyah yang di back up Rusia, dan semoga berganti dengan kejayaan Ahlussunah wal Jamaah.

Allah ﷻ berfirman:

وَتِلۡكَ ٱلۡأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيۡنَ ٱلنَّاسِ

Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran) (QS. Ali ‘Imran: 140)

Di ayat yang lain:

قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali Imran: 26)

Tidak ada ucapan kecuali ucapan selamat dan keberkahan atas kalian dan Syam-nya kalian, Barakallah fiikum wa Syamikum

Semoga Allah ﷻ menjaga negeri Syam (Siria, Jordan, Palestina, dan Libanon) dari musuh-musuhnya baik dari kalangan kuffar dan munafikin.

Sebagaimana doa Rasulullah ﷺ. Dari Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhuma bahwa Nabi ﷺ berdoa:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا

Ya Allah berkahilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami. (HR. Bukhari no. 1037)

  Agenda perjuanganmu belum selesai, bergabunglah dengan iring-iringan para mujahidin di Gaza. Membebaskan Palestina dari Zionis dan kaki tangannya, karena jihad itu tidak pernah hilang dan akan senantiasa ada sampai hari kiamat:

وَلَا تَزَالُ عِصَابَةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Senantiasa ada sekelompok dari kaum Muslimin yang berperang di atas kebenaran, dan selalu menang atas orang yang memusuhinya sampai hari Kiamat. (HR. Muslim no. 1037)

Wallahul Musta’an wa Lillahil ‘Izzah

☘

✍ Farid Nu’man Hasan

Sekte Madakhilah

 PERTANYAAN:

Assalamualaikum Ustadz, Sekte Madakhilah, Zionis berbulu sunah itu fikrah seperti apa Ustadz ?


 JAWABAN

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Pandangan kita terhadap semua gerakan dan jamaah para pejuang Islam serta ormas-ormas Islam adalah semuanya aset berharga bagi umat Islam. Baik itu lokal (NU, Muhammadiyah, Persis, al Irsyad, Wahdah Islamiyah, Hasmi, dll) dan internasional (Ikhwanul Muslimin, Jamaah Tabligh, Salafi, Hizbut Tahrir, dll).

Semua kelompok ada kelebihan dan keistimewaan, dan ada pula kekurangannya, karena mereka kumpulan manusia.

Semua kelompok ada yang mu’tadil (moderat) dan munshif (bijak) dalam bermuamalah dengan sesama muslim, namun ada juga yang mutatharrif (ekstrim) dan mutasyaddid (keras).

Untuk hal yang ditanyakan, yaitu (sekte) Madakhilah, mereka adalah salah satu arus pemikiran di antara salafiyyin di Dunia Islam yang masuk kategori ekstrim tersebut. Bahkan mereka juga menyerang sesama salafiyyin lainnya, di antaranya yang pernah menjadi korban serangan mereka adalah Syaikh Utsman Khamis (Kuwait), Syaikh Muhammad Hasan (Mesir), Syaikh Abu Ishaq al Huwaini (Mesir), Syaikh Muhammad al ‘Arifi (KSA), Syaikh Safar al Hawali (KSA), Syaikh Abdul Aziz ath Tharifi (KSA), dll. Perilaku mereka juga kerap menyakiti perasaan umat Islam dengan menjelek-jelekkan para pejuang Palestina, bukan hanya HAMAS. Sementara sebagian masyayikh Salafiyyin lainnya masih memberikan rasa simpati dengan Gaza dan para pejuangnya.

Wallahu A’lam.

Baca juga: Apakah Boleh Adanya Kelompok-Kelompok Da’wah atau Ormas Islam?

☘

✏ Farid Nu’man Hasan

scroll to top