Kesempurnaan Hanya Milik Allah

▪▫▪▫▪▫

✖ Tidak ada ulama yang selalu jitu dalam fatwa-fatwanya

✖ Tidak ada pembalap yang tidak pernah tergelincir

✖ Tidak ada koki yang tidak pernah gagal dalam meracik makanan

✖ Tidak ada Sang Juara tanpa pernah kalah dan gagal

✖ Tidak ada suami yang selalu menjadi Pelindung dan Pengayom bagi istrinya

✖ Tidak ada istri yang selalu jadi ratu cantik di rumahnya

✖Tidak ada manusia hidupnya tanpa kurang, aib dan cela

Al Fudhail bin ‘Iyadh Rahimahullah berkata:

من طلب أخا بلا عيب، بقي بلا أخ

Siapa yang mencari saudara tanpa aib maka dia tidak akan pernah punya saudara selamanya.

(Durar min Aqwaal Aimmah As Salaf)

🌿☘🍂🌸🌼🍀💐🍄

✍ Farid Nu’man Hasan

Dadu dalam Hadits Nabi dan Pemahaman Salaf

Hukum bermain dadu pada dasarnya terlarang karena ada hadits yang tegas menyatakan keharamannya. Dalam artikel ini akan dipaparkan juga penjelasan dari para ulama salaf.


Dari Burairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi ﷺ berabda:

مَنْ لَعِبَ بِالنَّرْدَشِيرِ، فَكَأَنَّمَا صَبَغَ يَدَهُ فِي لَحْمِ خِنْزِيرٍ وَدَمِهِ

Barang siapa yang bermain dadu maka seolah dia mencelupkan tangannya ke dalam daging dan darah babi. (HR. Muslim No. 2260)

Hukum Bermain Dadu

Disamakannya bermain dadu dengan memegang langsung daging dan darah babi menunjukkan keharamannya, dan itu merupakan pendapat mayoritas ulama. Imam An Nawawi Rahimahullah mengatakan:

وهذا الحديث حجة للشافعي والجمهور في تحريم اللعب بالنرد وقال أبو إسحاق المروزي من أصحابنا يكره ولا يحرم

Hadits ini menjadi hujjah (dalil) bagi Imam Asy Syafi’i dan mayoritas ulama tentang haramnya bermain dadu. Abu Ishaq Al Marwazi mengatakan makruh, tidak haram. (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 15/15)

Imam Ali Al Qaari Rahimahullah berkata:

قال المنذري ذهب جمهور العلماء إلى أن اللعب بالنرد حرام وقد نقل بعض مشايخنا الإجماع على تحريمه

Berkata Al Mundziriy: “Mayoritas ulama berpendapat haramnya bermain dadu. Sebagian guru kami menukil adanya ijma’ (konsensus) atas keharamannya.” (Mirqah Al Mafatih, 13/242)

Keharaman ini walau pun tanpa dibarengi uang, sebab dadu sendiri sudah termasuk judi, mengundi nasib. Ada pun jika pakai uang tentu lebi berat lagi.
Abdullah bin Umar Radhiallahu ‘Anhuma berkata:

النَّرْدُ هِىَ الْمَيْسِرُ

Dadu adalah judi. (Imam Al Baihaqi, Syu’abul Iman No. 6507)

Baca juga: Hukum Bermain Catur dalam Islam

Naafi’ bercerita tentang Ibnu Umar:

كان إذا وجد أحدا من أهله يلعب بالنرد ضربه وكسرها

Jika dia mendapatkan salah satu keluarganya bermain dadu maka dia akan memukulnya (anggota keluarganya) dan menghancurkannya (dadu). (Syu’abul Iman No. 6506)

Aslam Al Munqiriy bercerita:

كَانَ سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ إذَا مَرَّ عَلَى أَصْحَابِ النَّرْدِ لَمْ يُسَلِّمْ عَلَيْهِمْ

Dahulu Sa’id bin Jubeir jika melewati para pemain dadu, dia tidak akan mengucapkan salam kepada mereka. (Imam Ibnu Abi Syaibah, Al Mushannaf No. 26697)

Ziyad bin Hudair melewati sekelompok orang bermain dadu, dia mengucapkan salam kepada mereka, dia tidak tahu mereka sedang main dadu, lalu dia kmbali lagi dan berkata:

رُدُّوا عَلَيَّ سَلاَمِي

Kembalikan kepadaku salamku. (Ibid No. 26698)

Demikian. Wallahu alam

 Farid Nu’man Hasan


Demikian penjelasan mengenai hukum bermain dadu berdasarkan hadits nabi dan penjelasan para ulama salaf. Semoga bermanfaat.

Putri Duyung, Adakah ?

💢💢💢💢💢💢

Beberapa orang bertanya kepada kami ttg ini .., ini jawaban kami:

Bismillah wal Hamdulillah..

Ya, Putri Duyung, atau Insaanul Maa’, Adamiyah Bahriyah, atau Al Huuriyah, memang ada dan diakui oleh ilmuwan masa kini dan juga fuqaha Islam sejak masa salaf.

Sebagai contoh, Imam Al Laits bin Sa’ad, dia sezaman dengan Imam Malik, pernah berkata:

أما إنسان الماء فلا يؤكل على شيء من الحالات

Ada pun “manusia air” tidak boleh dimakan sedikit pun, dia termasuk kasus berbeda. (Imam Ibnul Mundzir, Al Isyraaf ‘alal Madzaahib Al ‘Ulama, 3/467)

Ini juga dikatakan oleh Imam Ibnu ‘Abidin:

وما عدا أنواع السمك من نحو إنسان الماء وخنزيره خبيث فبقي داخلا تحت التحريم، وحديث «هو الطهور ماؤه والحل ميتته» المراد منه السمك

Ada pun selain macam-macam ikan, seperti Manusia Ikan, Babi Laut, adalah buruk dan masuk kategori haram. Sedangkan hadits: (Laut itu suci airnya dan halal bangkainya) maksudnya adalah ikan. (Ad Dur Al Mukhtar, 6/307)

Imam Ibnu ‘Abidin adalah seorang ulama Hanafiy, telah dimaklumi bahwa kalangan Hanafiyah hanya membolehkan semua jenis ikan dari hewan laut, ada pun selain ikan walau hidup di laut tetap dilarang di makan bangkainya.

Sementara Imam Ibnu Hazm dalam Al Muhalla mengatakan halalnya makan Putri Duyung, sebab termasuk makhluk yang hidup di air, sesuai keumuman dalil bahwa semua yg hidup di air adalah Halal, Beliau berkata:

وأما ما يسكن جوف الماء ولا يعيش إلا فيه فهو حلال كله كيفما وجد، سواء أخذ حيا ثم مات أو مات في الماء، طفا أو لم يطف، أو قتله حيوان بحري أو بري هو كله حلال أكله. وسواء خنزير الماء، أو إنسان الماء، أو كلب الماء وغير ذلك كل ذلك حلال أكله

Ada pun segala apa yang hidup di laut dan tidak bisa hidup kecuali di sana, maka itu halal bagaimana pun kondisinya. Sama saja apakah ditemukan dalam keadaan hidup lalu mati, mengapung atau tidak, atau mati di air, atau dibunuh oleh hewan laut atau darat, semuanya halal. Baik itu Babi laut, Manusia laut, anjing laut, semua ini halal memakannya.

(Al Muhalla, 6/60)

Sementara Syaikh Shalih Al Fauzan Hafizhahullah, membolehkan memakan Putri Duyung.

Beliau ditanya:

يذكر بعض المختصين بالأسماك في البحر أن هناك سمكة رأسها كرأس المرأة ولها شعر ووجه كوجه المرأة ، فهل يجوز أكلها , وهي ما يسمى بالحورية؟

Sebagian pakar ikan laut menceritakan adanya ikan yang kepalanya seperti kepala wanita, memiliki wajah dan rambut layaknya wanita, apakah boleh memakannya, dan hewan ini dinamakan Al Huuriyah ?

الجواب قمت بتفريغه
فيه إنسان البحر فيه شيء من السمك على شكل إنسان يسمونه إنسان البحر يؤكل كل صيد البحر يؤكل ولو كان على شكل رجل أو شكل إمرأة نعم

Jawaban tentang ini, manusia laut adalah termasuk ikan, wujudnya berbentuk manusia dinamakan dengan “manusia laut”, semua hasil laut boleh dimakan walau dalam wujud laki-laki atau wanita. Ya.

Sumber: http://alfawzan.af.org.sa/node/2605

Demikian. Wallahu a’lam

🌷🌱🌴🌾🌸🍃🌵🍄

✍ Farid Nu’man Hasan

Senyumlah Agar Harimu Cerah

💢💢💢💢💢💢

📌 Senyum itu murah, yang bikin mahal senyum adalah kerunyaman di hatinya

📌 Senyum itu mudah, yang bikin susah adalah kemarahan di dadanya

📌 Adakah “sihir” yang dibolehkan? Ada, senyummu dihadapan saudaramu .. demikian nasihat para hukama’

📌 Malam pun terasa cerah karena senyuman tulus

📌 Siang terang benderang terasa mendung karena wajah cemberut dan muram

📌 Senyum itu sedekah .. senyum itu kebaikan ..

ِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ
قَالَ لِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحْقِرَنَّ مِنْ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

Dari Abu Dzar dia berkata; Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadaku:

“Janganlah kamu anggap remeh sedikitpun kebaikan, walaupun kamu hanya bermanis wajah kepada saudaramu (sesama muslim) ketika bertemu.”

(HR. Muslim No. 2626)

📌 Jadi .. tersenyumlah .. semoga Allah Ta’ala memberkahi hari-hari kita ..

☘🎋🌷🍃🌺🌸🌵🌻

✍ Farid Nu’man Hasan

scroll to top