Hukum Mengucapkan Salam Kepada Lawan Jenis

💥💦💥💦💥💦💥

📨 PERTANYAAN:

Assalamualaikum Ustadz apa hukum mengucapkan salam pd lawan jenis yg bkn mahrom.? Misal tmn kantor…. (‪+62 857-2755-xxxx)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah ..

Mengucapkan salam laki-laki kepada wanita ada perincian:

📌 Kepada mahram, maka tidak syak lagi kebolehannya

📌 Kepada non mahram, tapi sudah tua. Maka ini juga tidak apa-apa.

Imam Ibnu Muflih menceritakan, bahwa Ibnu Manshur bertanya kepada Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah:

التسليم على النساء ؟ قال : إذا كانت عجوزاً فلا بأس به

Bolehkah Salam kepada wanita? Beliau (Imam Ahmad) menjawab: “Jika kepada wanita tua, maka tidak apa-apa.”

(Al Adab Asy Syar’iyyah, 1/375)

Imam An Nawawi Rahimahullah berkata:

وإن كانت عجوزاً لا يفتتن بها جاز أن تسلم على الرجل ، وعلى الرجل رد السلام عليها

Jika dia wanita tua dan tidak ada fitnah dgnnya, maka boleh salam kepadanya atau si laki-laki menjawab salamnya.

(Al Adzkar, Hal. 407)

📌 Kepada seorang wanita muda, maka ini makruh menurut sebagian ulama, karena khawatir munculnya fitnah

Imam Malik Rahimahullah ditanya:

هَلْ : يُسَلَّمُ عَلَى الْمَرْأَةِ ؟ فَقَالَ : أَمَّا الْمُتَجَالَّةُ (وهي العجوز) فَلا أَكْرَهُ ذَلِكَ ، وَأَمَّا الشَّابَّةُ فَلا أُحِبُّ ذَلِكَ

Apakah ucapkan salam ke kaum wanita? Beliau menjawab: “Jika sudah tua, aku tidak membencinya. Ada pun kalau masih muda aku tidak menyukainya.”

Imam Az Zarqani menyebutkan alasan ketidaksukaannya:

بخوف الفتنة بسماع ردها للسلام

Kekhawatiran atas fitnah (suara) saat mendengar jawaban salam. (Syarh Al Muwaththa’, 4/358)

Imam An Nawawi Rahimahullah berkata:

وإن كانت أجنبية ، فإن كانت جميلة يخاف الافتتان بها لم يسلم الرجل عليها ، ولو سلم لم يجز لها رد الجواب ، ولم تسلم هي عليه ابتداء ، فإن سلمت لم تستحق جواباً فإن أجابها كره له

Jika wanita non mahram, jika dia cantik dan khawatir muncul fitnah maka jangan mengucapkan salam kepadanya. Seandainya mengucapkan salam maka si wanita tidak usah menjawab. Si wanita pun jgn memulai salam kepadanya, jika si wanita salam maka dia tidak mesti menjawab, jika dia jawab justru makruh baginya.

(Al Adzkar, Hal. 407)

📌 Kepada serombongan wanita, ini boleh, sebab fitnahnya lebih kecil.

Asma, putrinya Yazid, berkata:

مَرَّ عَلَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نِسْوَةٍ فَسَلَّمَ عَلَيْنَا

Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam melewati kaum wanita, Beliau salam kepada kami. (HR. Abu Daud no. 5204, Shahih)

Maksud dari BOLEH adalah jika aman dr fitnah, menurut Al Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari:

عن جواز سلام الرجال على النساء ، والنساء على الرجال، قال : الْمُرَاد بِجَوَازِهِ أَنْ يَكُون عِنْد أَمْن الْفِتْنَة

Tentang bolehnya salam kaum laki-laki ke kaum wanita, dan sebaliknya, dia berkata maksud kebolehannya adalah jika aman dari fitnah. (selesai)

📌 Salam kepada sekumpulan wanita dan pria dalam satu forum, seperti ta’lim, rapat warga, dan semisalnya, ini pun sama sekali tidak masalah.

Demikian. Wallahu a’lam

📙📘📕📒📔📓📗

🖋 Farid Nu’man Hasan

Bolehkah Niat Puasa Sunnah Setelah Shubuh ?

▫▪▫▪▫▪

📨 PERTANYAAN:

Ustadz, mengenai puasa sunnah apakah niatnya boleh dilakukan setelah subuh ? Terima kasih ustadz (+62 878-9083-xxxx)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃

Bismillah wal hamdulillah ..

Boleh, dalilnya ini:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ
قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ يَا عَائِشَةُ هَلْ عِنْدَكُمْ شَيْءٌ قَالَتْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا عِنْدَنَا شَيْءٌ قَالَ فَإِنِّي صَائِمٌ

Dari Aisyah Radliallahu ‘anha, ia berkata; Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadaku:

“Wahai Aisyah, apakah kamu mempunyai makanan?” Aisyah menjawab, “Tidak, ya Rasulullah.” Beliau bersabda: “Kalau begitu, aku akan berpuasa.”

(HR. Muslim no. 1154)

Imam Muslim membuat bab berjudul:

باب جواز صوم النافلة بنية من النهار قبل الزوال

Bab Bolehnya Shaum Sunnah Dengan Niat di Siang hari sebelum matahari tergelincir

Imam An Nawawi Rahimahullah berkata:

وفيه دليل لمذهب الجمهور أن صوم النافلة يجوز بنية في النهار قبل زوال الشمس

Dalam hadits ini merupakan dalil bagi madzhab mayoritas, bahwa bolehnya shaum sunnah dengan niat di siang hari sebelum tergelincir matahari (zhuhur).

(Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 8/35)

Demikian. Wallahu a’lam

📙📘📕📒📔📓📗

🖋 Farid Nu’man Hasan

Dilarang Membaca Surat Al Lahab Di Dalam Shalat, Benarkah?

▫▪▫▪▫▪▫▪

📨 PERTANYAAN:

Assalamu’alaikum ustadz,izin bertanya ustadz bener g sih klo kita solat g boleh baca surat AL LAHAB?ada hadist nyakah,terimakasih ustadz wassalamu’alaikum… (+62 878-8686-xxxx)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh ..

Tidak benar dan tidak ada dasarnya. Surat Al Lahab (nama lainnya Al Masad), adalah sama haknya dengan surat-surat lainnya dalam Al Qur’an.

Allah Ta’ala berfirman:

فاقراءوا ما تيسر من القرآن

Bacalah olehmu apa yang mudah dari Al Qur’an (QS. Al Muzammil: 20)

Dalam hadits:

إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَكَبِّرْ، ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ القُرْآنِ

Jika kamu shalat maka bertakbirlah lalu bacalah apa-apa yang mudah bagimu dari Al Qur’an. (HR. Bukhari no. 757)

Dalam hadits lain:

إذا استقبلت القبلة فكبر، ثم اقرأ بأم القرآن، ثم اقرأ بما شئت

Jika kalian berdiri menghadap kiblat (utk shalat) bertakbirlah, lalu bacalah Ummul Qur’an (Al Fatihah), lalu bacalah surat apa saja terserah kamu.

(HR. Ahmad no. 18995, dishahihkan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth)

Maka, surat apa pun Sunnah, termasuk Al Lahab.

Syaikh Abdullah Al Faqih mengatakan:

فإنه يسن للمصلي أن يقرأ في الصلاة بعد الفاتحة ما تيسر من القرآن سواء في  ذلك سورة المسد وغيرها من القرآن حسب الهدي النبوي في القراءة في الصلاة، وعليه فإن القول بحرمة قراءة السورة المذكورة في الصلاة أو كراهة ذلك غير صحيح لعموم الأحاديث الواردة في قراءة شيء من القرآن بعد الفاتحة من غير استثناء

Sesungguhnya disunnahkan membaca surat apa saja setelah Al Fatihah bagi org yg shalat, sama saja apakah surat Al Masad atau selainnya, sebagaimana petunjuk Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam shalat.

Sesungguhnya perkataan yg mengharamkan atau memakruhkan membaca surat tersebut (Al Lahab) di dalam shalat adalah TIDAK BENAR, berdasarkan keumuman hadits yang ada untuk membaca surat apa pun yg termudah tanpa kecuali.

(Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah no. 71125)

Demikian. Wallahu a’lam

📙📘📕📒📔📓📗

🖋 Farid Nu’man Hasan

Jangan Sakiti Saudaramu

▫▪▫▪▫▪▫▪

📌 Muslim terbaik itu muslim yang mulut dan tangannya aman dari mengganggu manusia.

📌 Dari Abu Musa Al Asy’ariy Radhiallahu ‘Anhu:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ أَيُّ الْمُسْلِمِينَ أَفْضَلُ قَالَ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

Bahwa Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya: “Muslim yang bagaimana yang paling utama?”

Beliau menjawab: “Yaitu orang yang muslim lainnya aman dari lisan dan tangannya.”

(HR. At Tirmidzi no. 2627, kata Imam At Tirmidzi: Hasan Shahih)

📌 Mengganggu saudara seiman, bukan hal yang ringan, sangat berat dan besar hukumannya.

📌 Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu:

قيل للنبى – صلى الله عليه وسلم – إن فلانة تقوم الليل وتصوم النهار وتفعل وتفعل الخيرات وتتصدق وتؤذى جيرانها بلسانها فقال رسول الله – صلى الله عليه وسلم – لا خير فيها هى من أهل النار قيل وفلانة تصلى المكتوبة وتتصدق من الأثوار من الأقط ولا تؤذى أحد فقال رسول الله – صلى الله عليه وسلم – هى من أهل الجنة

Dikatakan kepada Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam:

“Si Fulanah, rajin shalat malam, shaum di siang hari, banyak melakukan kebajikan dan bersedekah, tapi mulutnya suka mengganggu tetangganya.”

Nabi menjawab: “Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk ahli neraka.”

Dikatakan lagi: “Sementara, Si Fulanah dia hanya shalat wajib, bersedekah, tapi tidak pernah menyakiti siapa pun.”

Nabi Shalallahu’Alaihi wa Sallam menjawab: “Dia termasuk penduduk surga.”

(HR. Bukhari, Adabul Mufrad no. 119, Al Hakim, 4/116, Ahmad, 2/440)

📌 Bagaimana mungkin seorang muslim menyakiti saudara seorang muslim, kepada hewan saja kita dilarang menyakiti?

📌 Imam Al Fudhail bin ‘Iyadh berkata:

والله ما يحل لك أن تؤذي كلباً ولا خنزيراً بغير حق، فكيف تؤذي مسلما؟

Demi Allah, tidak halal bagimu menyakiti anjing dan babi dengan tanpa alasan yang benar, lalu bagaimana kau bisa menyakiti seorang muslim?

(Durar min Aqwaal Aimmah As Salaf)

Wallahu a’lam

📙📘📕📒📔📓📗

🖋 Farid Nu’man Hasan

scroll to top