Berilmu Tapi Minim Adab

Berilmu tapi sombong…

Berilmu tapi durhaka kepada orang tua…

Berilmu tapi tidak menghormati yang lebih tua..

Berilmu tapi tidak menyayangi yang lebih muda..

Berilmu tapi susah menjadi pendengar yang baik..

Berilmu tapi lisannya tajam kepada sesama muslim..

Berilmu tapi tidak pandai berterima kasih..

Berilmu tapi tidak jaga pergaulan dengan lawan jenis..

Berilmu tapi.. tapi.. tapi..

Imam Abdullah bin al Mubarak Rahimahullah mengatakan:

لا ينبل الرجل بنوع من العلم ما لم يزين علمه بالأدب

“Seseorang tidaklah mulia dengan beragam ilmu, selama ia tidak menghiasinya dengan adab.”

(Imam Ibnu Muflih, Al Adab Asy Syar’iyyah, 4/264)

✍ Farid Nu’man Hasan


Penghalang Hikmah

Yahya bin Mu’adz Rahimahullah berkata:

لا تسكن الحكمة قلباً فيه ثلاث خصال: هم الرزق، وحسد الخلق، وحب الجاه

Hikmah (ilmu) tidak akan menetap di hati yang di dalamnya ada tiga sifat:

1. Mengkhawatirkan rizki

2. Dengki kepada manusia

3. Senang dengan kedudukan

Abul Abbas Ahmad Al Fasi, Iqazh Al Himam Syarh Matnil Hikam, hal. 197

✍ Farid Nu’man Hasan

Puasa Ayyamul Bidh, Bolehkah Selain Tanggal 13, 14, 15?

💢💢💢💢💢💢💢💢

📨 PERTANYAAN:

Assalamualaikum ustadz, apakah ayyamul bidh itu hrs selama 3 hr? Bila br terlaksana 2 hr, lalu hr 3 ada udzur, apakah itu tdk termasuk ayyamul bidh?
Lalu apakah bs tgl nya bergeser 1 hr sebelum atau sesudahnya? (+62 813-8153-xxxx)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Bismillahirrahmanirrahim..

Ya, puasa Ayyamul bidh itu tiga hari yaitu 13, 14, 15, dalam hitungan hijriyah. Berdasarkan hadits berikut:

وعن أبي ذر قال : قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” إذا صمت شيئاً من الشهر فصم ثلاث عشرة وأربع عشرة وخمس عشرة “

Dari Abu Dzar Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah bersabda:

“Jika kalian berpuasa di suatu bulan, maka berpuasalah pada hari ke 13, 14, dan 15.” (HR. At Tirmidzi no. 761, sanadnya hasan)

Tapi, BOLEH saja ditanggal berapa pun jika tidak bisa dihari2 itu (13, 14, 15), sesuai keumuman dalil anjuran puasa tiga hari tiap bulannya.

Dalilnya, Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu berkata:

أوصاني خليلي بثلاث لا أدعهن حتى أموت صوم ثلاثة أيام من كل شهر وصلاة الضحى ونوم على وتر

Kekasihku berwasiat kepadaku dengan 3 hal agar aku tidak tinggalkan sampai mati:

1. Puasa 3 hari tiap bulannya

2. Shalat dhuha

3. Witir sebelum tidur.

(HR. Bukhari no. 1124, Muslim no. 721)

Oleh karena itu 13, 14, 15, itu adalah AFDOL, tapi selain itu adalah BOLEH, tidak masalah, dan terhitung menjalankan puasa sunnah tiga hari di tiap bulannya.

Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid mengatakan:

يستحب صيام ثلاثة أيام من كل شهر ، والأفضل أن تكون أيام البيض وهي الثالث عشر والرابع عشر والخامس عشر

Disunnahkan berpuasa tiga hari di tiap bulannya, yang lebih utama adalah di ayyamul bidh, yaitu tggal 13, 14, 15.

(Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 49867)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin menerangkan:

هذه الأيام الثلاثة يجوز أن تصام متوالية أو متفرقة ، ويجوز أن تكون من أول الشهر ، أو من وسطه ، أو من آخره ، والأمر واسع ولله الحمد…. لكن اليوم الثالث عشر والرابع عشر والخامس عشر أفضل ، لأنها الأيام البيض

Puasa tiga hari tersebut BOLEH BERTURUT TURUT dan BOLEH TIDAK BERTURUT TURUT. Boleh pula di lakukan di awal bulan, tengahnya, atau akhirnya. Ini masalah yang lapang saja. Alhamdulillah….. Tetapi tanggal 13, 14, 15 adalah lebih utama, karena itu ayyamul bidh.

(Majmu’ Fatawa, no. 376)

Demikian. Wallahu A’lam

🌿🌺🌷🌻🌸🍃🌴🌵

✍ Farid Nu’man Hasan

Menyusui Bayi Tidak Boleh Kurang atau Lebih Dua Tahun?

💢💢💢💢💢💢💢💢💢

❓PERTANYAAN:

Assalamu’alaikum.. Ustadz.

Apakah benar jika menyusui kurang dari 2 tahun diperbolehkan, sementara lebih dari 2 tahun tidak boleh?

Kasusnya, anak pertama saya usia 18 bulan, dan saya sedang hamil (saat ini masih menyusui). Perkiraan ketika si adeknya lahir, anak pertama masih berusia 20 bulan. Nah, otomatis ASI kembali seperti awal-awal. Apakah boleh jika lebih dari 2 tahun si kakak masih ingin menyusu?

Jazaakallaahu khaira..

💡JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Bismillahirrahmanirrahim..

Perlu diketahui menyusui bayi selama dua tahun sejak kelahiran adalah kesempurnaan, bukan kewajiban syar’i, sebab masing-masing ibu dan bayi memiliki kondisi yang berbeda.

Hal ini berdasarkan ayat:

۞وَٱلۡوَٰلِدَٰتُ يُرۡضِعۡنَ أَوۡلَٰدَهُنَّ حَوۡلَيۡنِ كَامِلَيۡنِۖ لِمَنۡ أَرَادَ أَن يُتِمَّ ٱلرَّضَاعَةَۚ

Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna.

(QS. Al-Baqarah, Ayat 233)

Dari ayat ini, Al Hafizh Ibnu katsir Rahimahullah mengatakan:

هَذَا إِرْشَادٌ مِنَ اللَّهِ تَعَالَى لِلْوَالِدَاتِ: أَنْ يُرْضِعْنَ كمال الرضاعة وهي سنتان

Ini adalah arahan dari Allah Ta’ala bagi para ibu untuk menyusui dengan sempurna yaitu selama dua tahun.

(Tafsir Ibnu Katsir, 1/634)

Imam Ibnu Taimiyah Rahimahullah mengatakan:

يدل على أن هذا تمام الرضاعة وما بعد ذلك فهو غذاء من الأغذية

Ayat ini menunjukkan tentang sempurnanya susuan, ada pun setelah itu adalah makanan sebagaimana makanan lainnya.

(Majmu’ al Fatawa, 34/63)

Oleh karena itu, maka menyusui lebih dari itu tidaklah mengapa jika memang memiliki maslahat dan ridha kedua orangtuanya.

Imam Al Qurthubiy Rahimahullah mengatakan:

والزيادة على الحولين أو النقصان إنما يكون عند عدم الإضرار بالمولود وعند رضا الوالدين “

Tambahan menyusui lebih dari dua tahun atau kurang dr itu ( adalah boleh) jika tidak berbahaya bagi si bayi dan persetujuan kedua org tua.

(Tafsir Al Qurthubi, 3/162)

Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah juga menjelaskan:

وَيجوز أَن تستمر الْأُم على رضاعه بعد الْحَوْلَيْنِ إِلَى نصف الثَّالِث أَو أَكثر

Boleh bagi seorang ibu melanjutkan penyusuannya setelah dua tahun sampai setengah tahun ke tiga atau lebih.

(Tuhfatul Maudud, Hal. 235)

Demikian. Wallahu a’lam

🌺🌴🌵🌿🌻🌸🍃🌷

✍ Farid Nu’man Hasan

Mandi Bareng Sesama Jenis

▪▫▪▫▪▫▪▫

❓PERTANYAAN:

assalamualaikum wr. wb
pak ustad saya mau nanya bolehkah mandi bareng sesama jenis? dan apa hukumnya? mohon jawabanya (Rizky Dwi)

💡JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh ..

Mandi bareng, sesama wanita .. atau sesama laki-laki, sampai terlihat aurat masing-masing, ini terlarang.

Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

لَا يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ وَلَا الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ وَلَا يُفْضِي الرَّجُلُ إِلَى الرَّجُلِ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَلَا تُفْضِي الْمَرْأَةُ إِلَى الْمَرْأَةِ فِي الثَّوْبِ الْوَاحِدِ

Tidak boleh seorang laki-laki melihat aurat laki-laki lain, dan perempuan melihat aurat perempuan lain, dan tidak boleh seorang laki-laki bersatu dengan laki-laki lain dalam satu baju. Dan tidaklah (boleh) seorang wanita bersatu dengan wanita lain dalam satu baju.

(HR. Muslim no. 338)

Imam An Nawawi Rahimahullah mengatakan:

فَفِيهِ تَحْرِيمُ نَظَرِ الرَّجُلِإِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ والمرأة إلى عورة المرأة وهذالاخلاف فِيهِ وَكَذَلِكَ نَظَرُ الرَّجُلِ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ وَالْمَرْأَةِ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ حَرَامٌ بِالْإِجْمَاعِ

Pada hadits ini menunjukkan pengharaman atas laki-laki melihat aurat laki-laki, wanita melihat aurat wanita, dan tidak ada perbedaan pendapat dalam hal ini. Demikian juga laki-laki melihat aurat wanita dan wanita melihat aurat laki-laki, ini haram secara ijma’.

(Syarh Shahih Muslim, 4/30)

Sebagian orang ada yang meremehkan hal ini. Sesudah berenang mereka mandi bareng di shower saling melihat satu sama lain. Hendaknya seorang muslim dan muslimah memiliki rasa malu kepada Allah Ta’ala dan manusia.

Demikian. Wallahu A’lam

📙📘📕📒📔📓📗

🖋 Farid Nu’man Hasan

scroll to top