Membaca Dzikir-Dzikir Petang Tapi Sudah Malam

Pertanyaan

Bismillah, Ustad Farid Nukman yg di rahmati Allah taala, mau tanya apa dzikir pagi petang boleh di amalkan setelah magrib jika tidak waktu (gak sempat) Trmksh (Ali A)

Jawaban

Bismillahirrahmanirrahim..

Sunnahnya dan idealnya dzikir petang adalah antara ashar dan maghrib. Seperti yang dikatakan Imam As Safarini dalam Ghidza’ul Albab, saat menjelaskan waktu berdzikir pagi petang:

ما بين الصبح وطلوع الشمس، وما بين العصر والغروب

Antara subuh dan terbit matahari, dan antara ashar dan tenggelam matahari. (Jilid 2, hal. 368)

Allah Ta’ala berfirman:

وَّ سَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا

dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.
(QS. Al-Ahzab:  42)

Makna Al Ashiil (petang), kata As Safarini:

وَالْأَصِيلُ هُوَ الْوَقْتُ بَعْدَ الْعَصْرِ إلَى الْمَغْرِبِ

Al Ashiil adalah waktu setelah ashar sampai maghrib. (Ibid)

Namun, jika kita begitu sibuk, atau lupa, tidak mengapa kita melakukan di waktu setelahnya baik setelah matahari terbit atau setelah maghrib.

Imam Ar Ruhaibani menjelaskan:

(وَ) سُنَّ (أَنْ يَقُولَ عِنْدَ صَبَاحٍ وَمَسَاءٍ) مَا وَرَدَ، قَالَ الْمُوَفَّقُ الْبَغْدَادِيُّ فِي ذَيْلِ فَصِيحِ ثَعْلَبٍ: الصَّبَاحُ عِنْدَ الْعَرَبِ: مِنْ نِصْفِ اللَّيْلِ الْأَخِيرِ إلَى الزَّوَالِ، ثُمَّ الْمَسَاءُ: إلَى آخِرِ نِصْفِ اللَّيْلِ

Disunnahkan mengucapkan dzikir di pagi dan petang dengan kalimat yang warid (ma’tsur). Al Muwaffaq Al Baghdadi berkata dalam Dzail Fashih Tsa’lab : “Pagi bagi orang Arab adalah dari TENGAH MALAM sampai AKHIR MATAHARI TERGELINCIR (menjelang zuhur), sedangkan sore (al masa’)  adalah (dari setelah zuhur) sampai AKHIR TENGAH MALAM.

(Mathalib Ulin Nuha, jilid. 1, hal. 570)

Syaikh Abdullah Al Faqih mengatakan:

ولو أن شخصاً انشغل عن الإتيان بالأذكار في هذا الوقت وأتى بها بعد المغرب أو بعد طلوع الشمس فلا حرج في ذلك، لأن وقت الصباح والمساء يتناول ذلك لغة

Seandainya seseorang begitu sibuk shingga dia tdk berdzikir di waktu tsb, maka dia bisa melakukannya SETELAH MAGHRIB atau SETELAH TERBIT MATAHARI, itu tidak apa-apa. Karena waktu pagi dan petang secara bahasa juga mencakup itu. (Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyah no. 133293)

Demikian. Wallahu A’lam

Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top