Hukum Bantuan dari Bank Konvensional

▫▪▫

 PERTANYAAN

Assalamualaikum, ustadz ada titipan pertanyaan, ramai beredar info bantuan melalui salah satu bank konvensional kepada masyarakat, bagaimana status bantuan tersebut ustadz bagi yang dapat? Apakah boleh diterima dan halal digunakan?

 JAWABAN

▪▫▪

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Harta riba tersebut haram bagi orang-orang yang memang pencahariannya riba. Ada pun ketika harta riba itu diberikan kepada orang lain, dengan jalan yang halal seperti hadiah, hibah, maka boleh menurut umumnya para ulama. Dalilnya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam juga menerima hadiah dari Yahudi, dan Yahudi saat itu pencahariannya adalah riba..

المهم أن من في ماله حرام إذا أهدى إلى أحدٍ شيئاً فقبول الهدية لا بأس، بها لا بأس بها؛ بدليل أن الرسول صلى الله عليه وعلى آله وسلم قبل الهدية من اليهود، واليهود عامتهم يأكلون الربا والسحت ولم يردها النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم ولم يستفصل، كما أنه صلى الله عليه وعلى آله سلم بايع اليهود،

Yg penting bahwa harta haram jika dihadiahkan kepada seseorang lalu dia menerimanya maka itu tidak apa-apa. tidak apa-apa. Dalilnya adalah karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dulu juga menerima hadiah dari Yahudi dan Yahudi penghasilannya dari riba dan haram, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak menolaknya. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga jual beli dengan mereka

فقد مات صلى الله عليه وعلى آله وسلم ودرعه مرهونة بطعامٍ اشتراه لأهله مرهونة عند يهودي،

Sewaktu Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam wafat Beliau menitipkan jaminan ke Yahudi, saat Membeli makanan utk keluarganya

وهذه خذها قاعدة: كل من اكتسب مالاً محرماً فإنه حرامٌ عليه وحده، أما على الآخرين إذا أخذوه بطريقٍ مشروع فليس حرامٌ عليهم،

Kaidahnya: semua harta yang diperoleh secara haram maka itu haram hanya buat pelakunya saja. Ada pun orang lain yang mendapatkan harta itu dengan cara yang benar maka tidak haram bagi mereka.

ما لم نعلم أن هذا مال شخصٌ معين فإننا لا نأخذه، مثل أن يهدي إلينا السارق ما سرقه ونحن نعلم أنه سرقه، فهذا لا يجوز لنا قبوله؛ لأنه محرمٌ لعينه

Selama itu kita tidak tahu bahwa itu bukan harta pribadi orang yang dicuri, kalo kita kita tahu itu barang curian maka kita tidak boleh menerimanya. Misal, kita tahu dia mencuri maka kita tidak boleh menerima hadiah tersebut karena dia haram secara zatnya.

(Ibnu al Utsaimin)

Tapi kalo mau hati-hati, dan menolak hadiah dari bank konvensional itu, tentu itu lebih baik..

Wallahu A’lam

✍️ Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top