Daftar Isi
PERTANYAAN:
Assalaamu’alaykum Ustadz, apakah madzhab zahiri sama dengan salafy? JazaakAllaahu khair
JAWABAN
Wa’alaikumussalam Wa Rahmatullah
Mazhab Zhahiri adalah salah satu mazhab fiqih Ahlus Sunnah yang telah punah. Tokohnya adalah Imam Daud Azh Zhahiri, lalu dikembangkan oleh Imam Ibnu Hazm.
Sesuai namanya, Mazhab ini memahami Nash secara lahiriah (tekstual), apa adanya, sampai-sampai mereka memahami hadits “Diamnya anak Anak gadis saat dilamar adalah tanda setuju” jika anak itu menjawab “Ya, saya mau”, maka maknanya tidak setuju. Mereka memahami si gadis harus benar-benar diam untuk menunjukkan setuju.
Ada pun salafi, jika maksudnya adalah sebuah gerakan Islam yang berpusat di Arab Saudi lalu berkembang di dunia Islam, dengan tokoh-tokohnya Syaikh Bin Baaz, Syaikh Utsaimin, Syaikh Shalih Fauzan, Syaikh Muqbil, dll.. adalah gerakan yang pijakannya adalah mazhab Hambali, bahkan menjadi mazhab resmi pihak kerajaan Arab Saudi.
Mereka berbeda dengan Zhahiri walau beririsan dengannya. Sama-sama dianggap tekstual, tapi Zhahiri lebih kaku. Dalam sejarah, ada beberapa ulama yang bukan mazhab Zhahiri tapi punya kecenderungan Zhahiri seperti Imam Asy Syaukani, Imam Shiddiq Hasan Khan, juga Syaikh Al Albani.
Wallahu A’lam
Baca juga: Standard Kesalafian
PERTANYAAN:
Assalaamu’alaykum Ustadz, dalam deklarasi Amman, disepakati bahwa yang tergolong madzhab muslim adalah empat madzhab sunni (Hanafi, Syafii, Maliki, Hambali), madzhab-madzhab Syiah Jafari dan Zaidi, madzhab Ibadi, dan Madzhab Dzahiri. Salafi tidak dinyatakan secara eskplisit. Apakah karena Salafi dianggap masuk madzhab Dzahiri atau Hambali, atau karena Salafi memang di luar delapan madzhab yang diakui tadi? JazaakAllaahu khair (+62 812-8318-xxxx)
JAWABAN
Wa’alaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh
Mazhab Salaf itu nama lain dari Ahlussunnah wal Jamaah itu sendiri atau Sunni, semua ulama 4 mazhab itu Salaf. Kecuali Imam Ahmad yang diperdebatkan apakah termasuk Salaf atau Khalaf, mengingat periode hidupnya tidak pernah berjumpa dengan tabi’in, shgga tidak masuk tabi’ut tabi’in. Sedangkan masa akhir Salaf adalah tabi’ut tabi’in.
Ada pun jika maksudnya adalah “kelompok salafi” memang tidak disebutkan di situ.
Sedangkan mazhab atsari sering diistilahkan dengan Hambali, karena muasis Atsari adalah Imam Ahmad bin Hambal.
Dalam perkembangannya atsariyah ini yang dianggap menjelma menjadi salafi. Sementara penentangnya menolak hal itu, bagi mereka salafi saat ini bukan atsariyah tapi Wahabiyah, mengikuti jejak Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.
Wallahu a’lam
Farid Nu’man Hasan


