Perbandingan Hadits Jihad dan Bid’ah

▫▪▫

PERTANYAAN

Assalamualaikum wr wb
Afwan ustad mau tanya kira kira berapa hadits yang berbicara bidah dan berbicara tentang jihad. Apakah jumlahnya sama? (+62 877-2810-xxxx)

 JAWABAN

▪▫▪

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Belum ada penelitian khusus tentang angka pasti tentang itu. Tetapi hadits tentang jihad jauh lebih banyak dibanding hadits tentang bid’ah. Hadits tentang jihad selalu ada kitab-kitab hadits, tapi tentang bid’ah, tidak semua kitab hadits memuatnya..

Hadits-hadits bid’ah seputar pada:

– man ahdatsa fi amrina hadza..

– man ‘amila amalan laisa ‘alaihi amruna..

– kullu muhdatsatin bid’ah..

Sedangkan hadits jihad, mulai dari keutamaan, jenis jihad, para syuhada, adab, hukum .. Yang masing-masing memuat hadits sendiri..

Wallahu A’lam

✍️ Farid Nu’man Hasan

Mengadakan Mabit di Malam Tahun Baru Apakah Tasyabuh/Bid’ah?

PERTANYAAN

Assalamualaikum ustadz.
Kalau mlm tahun baru Masehi ummat Islam mengadakan doa bersama/istighosah atau mabit, apakah termasuk tasyabuh?

 JAWABAN

▪▫▪

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Bid’ah jika acara di malam tersebut dianggap istimewa dan miliki keutamaan khusus jika dilakukan di malam tahun baru.

Tapi jika acara tersebut untuk taqlilul mafasid (meminimalisir kerusakan), nahi munkar, dan tidak menganggap malam spesial, maka tidak apa-apa. Kaidahnya:

الأمور بمقاصدها

Menilai perbuatan trgantung maksudnya

Apalagi jika memang malam itu sudah jadwal rutin pengajian, pas qadarullah bertepatan malam tahun baru, tidak apa-apa. Pengajian jangan libur hanya karena gara-gara bertepatan malam tahun baru.

Wallahu A’lam

✍️ Farid Nu’man Hasan

Mematikan HP yang Berdering Ketika Salat

▫▪▫

PERTANYAAN

Assalamualaikum, Tanya pak ustad, Sudah sering terjadi diwaktu salat berjamaah, ada hp bunyi kenceng, bahkan sampai selesai salat. Hukum mematikan hp dilantai, pas kita posisi berdiri apa boleh kita mematikan hp. Wassalamu’alaikum

 JAWABAN

▪▫▪

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Boleh, matikan saja.. walau harus mengambil HP di bawah. Asalkan posisi badan masih tetap menghadap kiblat. Gerakan seperti itu adalah gerakan untuk menyempurnakan shalat dan mengamankan shalat orang banyak. Sebab suara HP tersebut mengganggu orang lain.

Dalilnya: Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersbada:

(اقتلوا الاسودين   في الصلاة: الحية والعقرب ) رواه أحمد وأصحاب السنن. الحديث حسن صحيح.

“Bunuhlah oleh kalian dua binatang hitam saat kalian shalat: ular dan kala jengking.” (HR. Ahmad No.  7379, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: isnadnya shahih. Lihat Tahqiq Musnad Ahmad No. 7379)

Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah mengatakan:

قتل الحية والعقرب والزنابير ونحو ذلك من كل ما يضر وإن أدى قتلها إلى عمل كثير

“(Dibolehkan) Membunuh ular, kalajengking kumbang dan yang semisalnya yang bisa mengganggu shalat, walau pun dengan gerakan yang banyak untuk membunuhnya.” (Fiqhus Sunnah, 1/261)

Hadits lainnya:

عن عائشة قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي في البيت والباب عليه مغلق فجئت فاستفتحت فمشى ففتح لي ثم رجع الى مصلاه. ووصفت أن الباب في القبلة. رواه أحمد وأبو داود والنسائي والترمذي وحسنه

Dari ‘Aisyah, dia berkata: “Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam shalat di rumah dan pintu di depannya tertutup, ketika saya datang saya minta dibukakan pintu. Maka beliau berjalan dan membukakan pintu kemudian kembali shalat.” ‘Aisyah mengatakan bahwa pintu tersebut ada di arah kiblat. (HR. Ahmad No. 24027, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: hasan. Tahqiq Musnad Ahmad No. 24027)

Syaikh Abdul Muhsin Al ‘Abbad Al Badr Hafizhahullah menjelaskan:

فدل على أن مثل هذا العمل لا بأس به في الصلاة؛ لأن رسول الله صلى الله عليه وسلم فعله وهو القدوة والأسوة صلوات الله وسلامه وبركاته عليه

Maka, hadits ini menunjukkan bahwasanya hal yang semisal perbuatan ini adalah tidak apa-apa dilakukan saat shalat, karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukannya, dan dia adalah teladan dan contoh. (Syarh Sunan Abi Daud, 117. Al Misykat)

Wallahu A’lam

✍️ Farid Nu’man Hasan

Salat Iftitah

PERTANYAAN

Assalamu’alaikum ustadz. Mohon penjelasan tentang sholat iftitah yang dilaksanakan sebelum sholat tarawih?

 JAWABAN

▪▫▪

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Dua rakaat ringan sebagai shalat pembuka sebelum shalat malam, memang ada. Itu adalah “pemanasan” shalat berikutnya.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

كَانَ رَسُول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذا قَامَ من اللَّيْل ليُصَلِّي افْتتح صلَاته بِرَكْعَتَيْنِ خفيفتين

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila bangun untuk shalat malam, beliau mulai shalatnya dengan dua rakaat ringan.” (HR. Muslim, no.767).

Biasanya di masjid-masjid yang dikelola oleh Muhammadiyah, hal ini dilakukan juga saat sebelum tarawih.

Tapi umumnya para Ahli Fiqih mengatakan itu untuk shalat tahajud di luar Ramadhan. Tapi untuk di dalam Ramadhan, hal itu tidak diperlukan dan tidak pernah ada contohnya. Di dalam Ramadhan, pemanasannya sudah ada yaitu di shalat isya dan ba’diyah. Oleh karena itu, shalat tersebut tidak ditemukan di umumnya masjid kaum muslimin.

Wallahu A’lam

✍️ Farid Nu’man Hasan

scroll to top