Hukum Pekerjaan Perawat dan Penjual Makanan Anjing

▫▪▫

 PERTANYAAN

Assalamu’alaikum Ustadz Farid, izin bertanya lagi:
Bagaimana hukumnya pekerjaan perawat anjing dan penjual makanan anjing? (+62 857-2873-xxxx)

 JAWABAN

▪▫▪

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh

Ini termasuk pekerjaan yang memang diperdebatkan.

Dari Abu Mas’ud al Anshari Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَمَهْرِ الْبَغِيِّ وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang hasil penjualan anjing, mahar (hasil) pelacur, dan upah dukun.” (HR. Bukhari No. 2237 dan Muslim No. 1567, 39)

Namun perawatan anjing tidak secara persis sama dengan jual belinya. Walau ada sisi syubhatnya seperti menyentuh anjing, yang sebagian Mazhab (yaitu Syafi’i) memasukannya sebagai najis mughallazhah (najis berat). Tentunya “merawat” tidak mungkin tanpa menyentuhnya.

Tapi, di sisi lain, Islam juga tidak melarang menjaga keberlangsungan hidup anjing. Sebagaimana hadits Bukhari dan Muslim bahwa ada anjing kehausan di gurun, diberikan minum dari sumur oleh seorang laki-laki. Lalu Rasulullah ﷺ bersabda:

«فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ»

“Maka Allah berterima kasih kepadanya lalu mengampuninya”

Jika ragu, tinggalkan… Itu sikap yang lebih aman.

Wallahu A’lam

📙📘📕📒📔📓📗

🖋 Farid Nu’man Hasan

Hadits Tentang Wanita yang Banyak Jadi Pengikut Dajjal

💥💦💥💦💥💦

📨 PERTANYAAN:

Assalamu’alaikum ustadz. Mohon penjelasannya, tentang di akhir zaman nanti, banyak wanita yg jadi pengikut dajjal, Afwan 🙏🏻 (+62 852-4600-xxxx)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Haditsnya, dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ينزل الدجال في هذه السبخة بمرقناة، فيكون أكثر من يخرج إليه النساء، حتى إن الرجل ليرجع إلى حميمه وإلى أمه وابنته وأخته وعمته، فيوثقها رباطا، مخافة أن تخرج إليه

Dajjal akan turun di dataran rendah ini, di Marr Qanah. Maka kebanyakan orang yang keluar menemuinya adalah para wanita, hingga seorang laki-laki kembali kepada keluarganya—kepada ibunya, putrinya, saudara perempuannya, dan bibinya—lalu ia mengikat mereka dengan tali, karena khawatir mereka keluar menemui Dajjal.

(HR. Ahmad, 9/255. Hadits ini Hasan)

Hadits lain dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

وأكثر من يخرج إليه النساء

Yang paling banyak menuju Dajjal adalah kaum wanita. (HR. Ahmad, 22/9. Shahih)

Hadits ini menunjukkan bahwa tipu daya Dajjal banyak mengenai kaum wanita Karena sedikitnya ilmu agama sebagian mereka. Sehingga digambarkan kaum laki-laki saat itu mengikat anggota keluarganya yang wanita agar tidak keluar rumah karena khawatir menemui Dajjal.

Hal ini bukan penghinaan terhadap seluruh wanita, tetapi peringatan agar mereka lebih waspada. Karena, laki-laki maupun wanita sama-sama wajib mempersiapkan diri menghadapi fitnah.

Wallahu A’lam

🌸🌿☘🌺🌻🍃🌼

🖋 Farid Nu’man Hasan

Kapan Makmum Mengucapkan Salam

💥💦💥💦💥💦

📨 PERTANYAAN:

Ijin bertanya Ustadz Farid,saat salam akhir sholat berjama’ah,apakah makmum mengucapkan salam saat imam selesai mengucapkan salam pertama atau menunggu sampai imam mengucapkan salam ke dua? (+62 812-1086-xxx)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Jika Imam salam pertama selesai, maka makmum masbuq sudah boleh berdiri, itu pendapat mayoritas ulama. Sebab salam kedua adalah sunnah, salam pertamalah yang rukun menurut mayoritas, kecuali Hambali yang mengatakan salam satu dan dua adalah rukun.

Artinya, menurut mayoritas Jika sudah salam pertama maka shalat telah tuntas, dan boleh makmum berdiri.

Ada pun dalam Mazhab Hanafi, selesainya bacaan tasyahud maka selesailah shalat, salam pertama dan kedua adalah sunah bagi Hanafi.

Imam Ibnul Mundzir mengatakan:

أجمع كل من نحفظ عنه من أهل العلم على أن صلاة من اقتصر على تسليمة واحدة جائزة

Telah sepakat (berijma’) semua ulama yang kami riwayatkan dari mereka, bahwa shalat seseorang yang mencukupkan diri dengan satu salam adalah sah.

Sebenarnya tidak ijma’, karena dalam mazhab Hambali salam kedua juga rukun.

Wallahu A’lam

🌸🌿☘🌺🌻🍃🌼

🖋 Farid Nu’man Hasan

Darah Sapi Apakah Najis?

PERTANYAAN

Assalamualaikum wr wb. Pakaian yg terkena darah sapi, apakah boleh dipakai sholat? Syukron (+62 813-8502-xxxx)

 JAWABAN

▪▫▪

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh

– Jika banyak, maka tidak boleh, karena najis. Najisnya darah disepakati.

Imam An Nawawi Rahimahullah mengatakan:

الدلائل على نجاسة الدم متظاهرة ، ولا أعلم فيه خلافا عن أحد من المسلمين

Dalil-daliil kenajisan darah itu begitu nyata, dan tidak aku ketahui adanya perbedaan pendapat dari seorang pun kaum muslimin. (Al Majmu’ Syarh Al Muhadzdab, 2/576)

Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah ditanya tentang DARAH dan NANAH, Beliau menjawab:

الدم لم يختلف الناس فيه ، والقيح قد اختلف الناس فيه

Manusia tidak berbeda pendapat tentang najisnya darah, ada pun nanah manusia berbeda pendapat tentangnya.

(Syarh Al ‘Umdah, 1/105)

– Jika darah tersebut sedikit hanya setetes dua tetes, maka itu dimaafkan.

Imam Zakaria Al Anshari Rahimahullah mengatakan:

اذا قلنا الكثير مبطل دون القليل

Jadi, kami katakan darah banyak itu membatalkan shalat, kalau sedikit tidak.

(Asnal Mathalib, 1/241)

Begitu juga darah lainnya seperti jerawat, bisul, nyamuk, jika sedikit maka dimaafan.

فصلى فيه أجزأته صلاته وان صلى وفي ثوبه دم البراغيث أو اليسير من سائر الدماء

Maka, shalat tetap sah walau pada pakaiannya terdapat darah kutu, atau darah yang sedikit, dari semua darah.

(At Tanbih fil Fiqhi Asy Syafi’iy, 1/28)

– Jika sudah dibersihkan, tapi tidak bisa hilang total, masih ada sisa. Ini juga dimaafkan.

Wallahu A’lam

✍ Farid Nu’man Hasan

scroll to top