Asuransi (ta’min) ada dua macam:
1. Ta’min tijariy /bisnis/ konvensional, sistemnya juga konvensional, biasanya dana nasabah disimpan pada bank konvensional (ribawi) juga, dan premi hangus kalau kita tidak pernah klaim lalu off dari situ. Inilah letak ghararnya.
2. Ta’min Takafuliy ta’awuniy, lebih dikenal dengan ansuransi syariah. Dana disimpan pada bank syariah, lalu premi tidak hangus jika tidak pernah klaim dan akan diberikan akhir tahun istilahnya wadi’ah walau tidak semua, jika klaim maka dana tersebut hasil dari himpunan ta’awun para nasabah, bukan dari bunga yang diperoleh dari bank.
Ini tataran normatif. Ada pun dalam tataran praktek bisa aja adanya penyimpangan. Di situlah letak pentingnya pengawas syariah, dan ini ada di ansuransi syariah saja.
Fatwa:
قد درس مجلس هيئة كبار العلماء موضوع التأمين منذ سنتين تقريبًا وقرر: أن التأمين التجاري محرم لما يشتمل عليه من الغرر والربا، فالتأمين على المستودعات أو على النفس أو على سيارة أو على أي شيء هذا التأمين التجاري الصحيح فيه أنه محرم، وإن أفتى بعض الناس بحله لكن لا وجه لذلك، فإنه عملية مشتملة على الغرر والربا فلا يجوز.
Majelis Hai’ah Kibaril ‘Ulama telah mengkaji masalah ansuransi sejak 2 tahun lalu dan memutuskan, bahwa:
-Ansuransi konvensional diharamkan sebab didalamnya mengandung gharar dan riba. Maka, ansuransi untuk jiwa, mobil, atau apa pun yang melalui jenis ini adalah haram. Walau sebagian org ada yang menghalalkannya, itu bukan alasan. Sebab, di dalamnya mengandung gharar dan riba, maka tidak boleh.
لكن التأمين التعاوني بين الناس لا بأس إذا كان تجمع جماعة واتفقوا على شيء يطرحونه، كل واحد يطرح كذا وكذا لما يقع بينهم من الكوارث يستعينون بهذا الشيء، فهذا تأمين تعاوني ليس فيه ربا ولا غرر، أما التأمين التجاري الذي فيه الغرر وفيه الربا فهذا لا يجوز
Ada pun Ansuransi Ta’awuni (Syariah) di antara manusia, maka itu tidak apa-apa. Di mana sekelompok orang sepakat untuk mengumpulkan dana sekian-sekian, disaat ada yang mengalami sesuatu maka mereka menolongnya dengan dana tersebut. Ini ansuransi yang dasarnya ta’awuni, tidak apa-apa. Tidak ada riba dan gharar. Ada pun ansuransi konvensional yang di dalamnya mengandung riba dan gharar, tidak boleh.
(Syaikh Abdul Aziz bin Baaz)
https://binbaz.org.sa/fatwas/1724/%D8%AD%D9%83%D9%85-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D8%A7%D9%85%D9%8A%D9%86-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D8%AC%D8%A7%D8%B1%D9%8A
Wallahu a’lam
Farid Nu’man Hasan


