Umar bin Khattab Radhiallahu ‘Anhu berkata:
أنا كنا أذل قوم فأعزنا الله بالإسلام فمهما نطلب العز بغير ما أعزنا الله به أذلنا الله
Dahulu kita adalah kaum yang hina, lalu Allah jayakan kita dengan Islam, maka jika kita mencari kemuliaan selain dari apa yang Allah turunkan (yaitu Islam), maka Allah akan hinakan kita. (Imam Al Hakim, Al Mustadrak ‘Alash Shaihain, katanya: shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim. Dan disepakati Adz Dzahabi dalam Talkhisnya)
Syaikh Amir bin Muhammad Al Madari berkata:
إننا لن نخرج ممانحن فيه من الذل والصغار ولن ننال العزة والكرامة إلا إذا عدنا إلى ديننا وتمسكنا بإسلامنا فكما قال عمر بن الخطاب رضي الله عنه : نحن قوم أعزنا الله بالإسلام فإن ابتغينا العزة بغيره أذلنا الله
Kita tidak akan mampu keluar dari kondisi hina dan kecil seperti saat ini, dan tidak akan pernah sampai kondisi mulia dan terhormat, kecuali jika kita kembali kepada agama kita dan kita berpegang erat dengan keislaman kita, sebagaimana perkataan Umar bin Al Khathab Radhiallahu ‘Anhu: Kita adalah kaum yang telah Allah muliakan dengan Islam, maka jika kita mencari kemuliaan selain dari Islam maka Allah akan hinakan kita. (Al Mawaa’izh Al Imaniyyah minal Ayaat Al Quraniyah, Hal. 250)
Sebab lainnya adalah wahn, cinta dunia dan takut mati.
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ
Dari Tsauban ia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda:
“Hampir-hampir bangsa-bangsa mengeroyok kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di atas tempat makan.”
Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”
Beliau menjawab: “Justru jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah mencabut rasa takut musuh kalian kepada kalian, dan Allah tanamkan ke dalam hati kalian Al Wahn.”
Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al Wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”
(HR. Abu Daud no. 4297. Shahih)
Oleh karena banyak PR umat Islam, yaitu:
– Kuatkan aqidah
– Eratkan ukhuwah
– Satukan langkah
– Lapang dada thdp khilafiyah
– Jadikan akhirat orientasi utama
– Jadikan cita-cita tertinggi adalah mati syahid walau akhirnya mati di atas pembaringan
– Mengangkat pemimpin yang cinta agama, dekat dengan ulama, dan juga bervisi Islam dan menjadikan Islam sebagai soko guru dunia.
Wallahu A’lam wa Lillahil ‘Izzah
✍️ Farid Nu’man Hasan


