Qurban dan Pembahasannya (Bag. 5)

🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾

6⃣ Tata Cara Penyembelihan

📌 Unta Didirikan dan Yang lain dibaringkan

Jika unta maka dipotong sewaktu ia berdiri, dan itu sunah, ada pun yang lainnya dengan cara berbaring. Hal ini disebutkan beberapa hadits berikut:

ูˆูŽู†ูŽุญูŽุฑูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุจูŽุฏูŽู†ูŽุงุชู ุจููŠูŽุฏูู‡ู ู‚ููŠูŽุงู…ู‹ุง

โ€œDan Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam menyembelih Unta dengan tangannya dengan cara berdiri ..โ€ [1]

Dari Ziyad bin Jubeir, dia berkata:

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงุจู’ู†ูŽ ุนูู…ูŽุฑูŽ ุฃูŽุชูŽู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูŽุฌูู„ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูŠูŽู†ู’ุญูŽุฑู ุจูŽุฏูŽู†ูŽุชูŽู‡ู ุจูŽุงุฑููƒูŽุฉู‹ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงุจู’ุนูŽุซู’ู‡ูŽุง ู‚ููŠูŽุงู…ู‹ุง ู…ูู‚ูŽูŠู‘ูŽุฏูŽุฉู‹ ุณูู†ู‘ูŽุฉูŽ ู†ูŽุจููŠู‘ููƒูู…ู’ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ

โ€œBahwa Ibnu Umar mendatangi seorang laki-laki yang sedang menyembelih Unta sambil dibaringkan, lalu beliau berkata: โ€œBangkitkanlah agar berdiri,ย  lalu ikatlah, itulah sunah nabimu Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam.โ€[2]

Didirikan dengan tiga kaki, dan kaki kiri depan diikat, dari Abdurrahman bin Sabith, dia berkata:

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูŽู‡ู ูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽู†ู’ุญูŽุฑููˆู†ูŽ ุงู„ู’ุจูŽุฏูŽู†ูŽุฉูŽ ู…ูŽุนู’ู‚ููˆู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ูŠูุณู’ุฑูŽู‰ ู‚ูŽุงุฆูู…ูŽุฉู‹ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ุจูŽู‚ููŠูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽูˆูŽุงุฆูู…ูู‡ูŽุง

โ€œBahwa Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya, mereka menyembelih Unta dengan keadaan kaki kiri depannya terikat, dan Unta berdiri atas tiga kakinya yang lain.โ€[3]

Sedangkan selain Unta, maka disembelih dengan cara dibaringkan. Berkata Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah:

ุฃู…ุง ุงู„ุจู‚ุฑ ูˆุงู„ุบู†ู…ุŒ ููŠุณุชุญุจ ุฐุจุญู‡ุง ู…ุถุทุฌุนุฉ. ูุฅู† ุฐุจุญ ู…ุง ูŠู†ุญุฑุŒ ูˆู†ุญุฑ ู…ุง ูŠุฐุจุญุŒ ู‚ูŠู„: ูŠูƒุฑู‡ุŒ ูˆู‚ูŠู„: ู„ุง ูŠูƒุฑู‡

โ€œAda pun sapi dan kambing, disunahkan menyembelih dengan cara dibaringkan. Jika terjadi sebaliknya, yang diri justru dibaringkan atau yang baring justru didirikan, maka dikatakan: makruh, ada pula yang mengatakan; tidak makruh.โ€ [4]

📌Orang yang Menyembelih

Disunnahkan orang yang menyembelih adalah yang berkurban, jika dia memiliki keahlian. Demikianlah yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam.

ูˆูŽู†ูŽุญูŽุฑูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุจูŽุฏูŽู†ูŽุงุชู ุจููŠูŽุฏูู‡ู ู‚ููŠูŽุงู…ู‹ุง ูˆูŽุฐูŽุจูŽุญูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉู ูƒูŽุจู’ุดูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽู…ู’ู„ูŽุญูŽูŠู’ู†ู

โ€œNabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam menyembelih Unta dengan tangannya sendiri sambil berdiri, di Madinah Beliau menyembelih dua ekor kambing Kibasy yang putih.โ€[5]

Namun, bagi yang tidak ada keahlian dianjurkan untuk menyaksikan penyembelihan. Berkata Syaikh Sayyid Sabiq:

ูˆูŠุณุชุญุจ ุฃู† ูŠุฐุจุญู‡ุง ุจู†ูุณู‡ุŒ ุฅู† ูƒุงู† ูŠุญุณู† ุงู„ุฐุจุญุŒ ูˆุฅู„ุง ููŠู†ุฏุจ ู„ู‡ ุฃู† ูŠุดู‡ุฏู‡

โ€œDisunahkan disembelih sendiri oleh yang berkurban, jika dia bisa menyembelih dengan baik, jika tidak bisa, maka dianjurkan untuk menyaksikan.โ€[6]

Dibolehkan menurut ijmaโ€™i ulama bagi orang bisu untuk menjadi penyembelih. Berkata Imam Ibnul Mundzir:

ูˆุฃุฌู…ุนูˆุง ุนู„ู‰ ุฅุจุงุญุฉ ุฐุจูŠุญุฉ ุงู„ุฃุฎุฑุณ

โ€œPara ulama telah ijmaโ€™ (sepakat), bahwa bolehnya sembelihan dari orang bisu.โ€[7]

📌Tasmiyah (membaca bismillah)

Jumhur (mayoritas) ulama mengatakan wajib membaca bismillah (dan takbir) ketika menyembelih, sebagian lain mengatakan sunah. Namun, yang benar adalah wajib, sebab Allah Taโ€™ala berfirman:

โ€œMaka makanlah dari (sembelihan binatang-binatang halal) Yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika betul kamu beriman kepada ayat-ayatNya.โ€ (QS. Al Anโ€™am (6): 118)

Ayat ini mengaitkan antara keimanan dengan menyebut nama Allah Taโ€™ala ketika menyembelih, maka tidak syak (ragu) lagi atas wajibnya hal tersebut.

Dari Ibnu Umar, Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam juga bersabda:

ูˆูŽู„ูŽุง ุขูƒูู„ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูŽุง ุฐููƒูุฑูŽ ุงุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู

โ€œAku tidaklah makan makanan yang tidak disebut nama Allah atasnya (ketika menyembelihnya, pen).โ€[8]

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุถูŽุญู‘ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุจููƒูŽุจู’ุดูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽู…ู’ู„ูŽุญูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽู†ูŽูŠู’ู†ู ุฐูŽุจูŽุญูŽู‡ูู…ูŽุง ุจููŠูŽุฏูู‡ู ูˆูŽุณูŽู…ู‘ูŽู‰ ูˆูŽูƒูŽุจู‘ูŽุฑูŽ ูˆูŽูˆูŽุถูŽุนูŽ ุฑูุฌู’ู„ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุตูููŽุงุญูู‡ูู…ูŽุง

โ€œDari Anas, dia berkata: โ€œNabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam berkurban dengan dua kambing Kibas berwarna putih dan bertanduk, dan memotong keduanya dengan tangannya sendiri, beliau menyebut nama Allah dan bertakbir, dan meletakkan kakinya di sisi Kibas tersebut (untuk mencengkram, pen).โ€[9]

📌Mendoakan Orang Yang Berkurban

Hal juga dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam ketika hendak menyembelih. Sebagimana yang diriwayatkan dari โ€˜Aisyah Radhiallahu โ€˜Anha:

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุจูุงุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุชูŽู‚ูŽุจู‘ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุขู„ู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุฉู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุซูู…ู‘ูŽ ุถูŽุญู‘ูŽู‰ ุจูู‡ู

โ€˜Nabi mengucapkan: โ€œBismillahi Allahumma taqabbal min Muhammadin wa Aali Muhammad waย  minย  ummati Muhamamdin (Dengan Nama Allah, Ya Allah terimalah Kurban dari Muhammad, dari keluarga Muhamamd dan umat Muhammad),โ€ lalu beliau pun menyembelih.โ€ [10]

Bersambung ….

🍃🌴☘🌺🌷🌾🌸🌻

✏ Farid Nu’man Hasan


🌴🌴🌴🌴🌴

[1] HR. Bukhari No. 1551, Al Baihaqi dalam As sunan Al Kubra No.ย  9993, Al Baghawi dalam Syarhus Sunnah No. 1879
[2] HR. Muslim No. 1320
[3] HR. Abu Daud No. 1767, sAs Sunan Al Kubra No. 9999, Syaikh Al Albany menshahihkan dalam Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daudย  No. 1767.
[4] Syaikh Sayyid Sabiq, Fiqhus Sunnah, 1/741
[5]ย  Lihat takhrijnya pada catatan kaki No. 26
[6] Syaikh Sayyid Sabiq. Ibid.
[7] Imam Ibnul Mundzir, Kitabul Ijmaโ€™,ย  No. 220
[8] HR. Bukhari No. 5565
[9] HR. Muslim No. 1967
[10] Ibid

Serial Qurban dan Pembahasannya
Qurban dan Pembahasannya (Bag. 1)

Qurban dan Pembahasannya (Bag. 2)

Qurban dan Pembahasannya (Bag. 3)

Qurban dan Pembahasannya (Bag. 4)

Qurban dan Pembahasannya (Bag. 5)

Qurban dan Pembahasannya (Bag. 6)

Qurban dan Pembahasannya (Bag. 7)

Qurban dan Pembahasannya (Bag. 8)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top