Jual Beli Kredit

💦💥💦💥💦💥

📨 PERTANYAAN:

Assalamu’alaikum, ustadz mau tanya bgmn hukumnya menjual dg harga berbeda antara kredit dan cash, jzklh. Member tausiyah ustad farid nu’man

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’Alaikumussalam wa Rahmatullah, Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu ‘Ala Rasulillah wa Ba’d:

Jual beli secara kredit/cicilan/angsuran (Bai’u bith Taqsith, atau Li Ajal) dengan harga yang berbeda antara cash dan kredit, adalah boleh menurut mayoritas ulama. Itu bukan riba.

Alasannya adalah keumuman ayat:

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا

“Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (QS. Al Baqarah: 275)

Syaikh Wahbah Az Zuhaili Rahimahullah mengatakan:

أجاز الشافعية والحنفية والمالكية والحنابلة وزيد بن علي والمؤيد بالله والجمهور : بيع الشيء في الحال لأجل أو بالتقسيط بأكثر من ثمنه النقدي

Syafi’iyah, Hanafiyah, Malikiyah, Hanabilah, Zaid bin ‘Ali, dan Al Muayyid billah, serta jumhur (mayoritas ulama) membolehkan jual beli sesuatu secara kredit yang harganya melebihi harga tunainya. (Al Fiqh Al Islami wa Adillatuhu, 5/147)

Tentu dengan akad transaksi yang jelas, jelas pula barangnya, dengan cicilan yang tetap. Seperti ini tidak apa-apa. Syaikh Wahbah Az Zuhaili memberikan contoh jika sebuah barang harga cashnya 1000, dan cicil menjadi 1100, ini boleh, walau ketika penawaran dua harga ini sudah disebutkan; harga cash sekian, harga kredit sekian. (Ibid)

Ini juga dikatakan Syaikh Abdul Aziz bin Baaz fatwanya, bahwa cara jual beli seperti itu tidak ada larangannya.

Demikian. Wallahu a’lam

🌴🌻🍃🌺🌷🌸🌾☘

✏ Farid Nu’man Hasan

4 Replies to “Jual Beli Kredit”

  1. +62 823-7083-xxxx says:

    Assalamu’alaikum ustadz izin tanya,apakah boleh kita belanja melalui aplikasi online secara COD…

    1. Farid Nu'man Hasan says:

      Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

      COD (Cash On Delivery) boleh dalam fiqih Islam, dengan syarat:

      – Barang yang dijual dan diterima pembeli halal, jelas, dan sesuai deskripsi di aplikasi
      – Harga sudah disepakati sebelumnya.
      – Tidak ada unsur penipuan (ghisy) atau ketidakjelasan (gharar).
      – Pembeli berhak untuk memeriksa barang, dgn itu dia boleh untuk khiyar (melanjutkan atau membatalkan transaksi)

      Wallahu A’lam

  2. +62 897-6709-xxx says:

    Assalamu’alaikum izin bertanya ustadz.

    Jika ada yang mau membeli laptop seharga 3,9 juta.
    Pembeli meminta untuk kredit selama 4 bulan.

    Apakah ada saran bagi penjual dan pembeli?
    Apakah boleh penjual mengajukan ada jaminannya?

    Jazaakallahu Khairan Ustadz

    1. Farid Nu'man Hasan says:

      Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh.

      Jika memilih untuk kredit maka harus jelas harga cicilannya, berapa tenornya, dan cicilannya tetap.

      Boleh ada barang sebagai jaminan, sebagaimana ayat:

      وَإِنْ كُنْتُمْ عَلَى سَفَرٍ وَلَمْ تَجِدُوا كَاتِبًا فَرِهَانٌ مَقْبُوضَةٌ فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُمْ بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِي اؤْتُمِنَ أَمَانَتَهُ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَلَا تَكْتُمُوا الشَّهَادَةَ وَمَنْ يَكْتُمْهَا فَإِنَّهُ آَثِمٌ قَلْبُهُ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

      “Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu’amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ADA BARANG TANGGUNGAN yang dipegang (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian” (QS. Al Baqarah: 283).

      Wallahu A’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top