Ikut Pakai Pink Karena Hari Valentine

▫▪▫▪▫▪

📨 PERTANYAAN:

Assalamu’alaikum ustadz.. mohon pencerahannya.. 🙏🏻🙏🏻

Assalamualaikum Buu.. aku mau nanya sedikit sebentar sekelebat. Sebentar lagi kan ada valentine sm imlek ya Bu. Dikantor aku sebenernya ga ada perayaan yng gimana2 gitu, tp dihimbau untuk pake baju warna samaan gitu Bu. Ky pas valentine disuruh pada pake baju pink, pas imlek disuruh merah. Kalau kita ngikut pakai baju dgn warna yang dihimbau kaya gitu, terhitungnya kita ikut merayakan atau engga ya Bu?
Aku mau ikutan pake baju samaan biar pas foto jadi lucu, tp takut jadinya dosa karena ikutan perayaan gitu Bu. Baiknya gimana ya?(+62 821-1566-xxxx)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah ..

Tentang sejarah perayaan Valentine sepertinya sudah diketahui, yaitu hukuman mati saat 14 Februari, kepada pendeta pembela perzinahan bernama St. Valentino ..

Kemudian manusia memperingatinya dgn sebutan hati kasih sayang. Warna yg dipilih untuk memperingatinya adalah pink. Ini sdh menjadi “brand” atau ciri khusus.

Maka, sangat terlarang bagi muslim dan muslimah ikut-ikutan, walau sekedar ikut memakai pakaian pink tsb, sebab itu bentuk pengakuan, persetujuan, dan ridha terhadap budaya jahiliyah tersebut.

Imam Ibnu Abdil Bar Rahimahullah mengatakan:

وقد روي عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال من تشبه بقوم فهو منهم أو حشر معهم فقيل من تشبه بهم في أفعالهم وقيل من تشبه بهم في هيئاتهم

Diriwayatkan dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwa Beliau bersabda: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia bagian dari mereka atau akan dikumpulkan bersama mereka,” maka dikatakan barang siapa yang menyerupai mereka dalam perilaku dan siapa yang menyerupai mereka dalam penampilan mereka.

(At Tamhid, 6/80)

Imam Ash Shan’aniy Rahimahullah menjelaskan:

والحديث دال على أن من تشبه بالفساق كان منهم أو بالكفار أو المبتدعة في أي شيء مما يختصون به من ملبوس أو مركوب أو هيئة

Hadits ini menunjukkan bahwa orang yang menyerupai orang fasiq maka dia termasuk mereka, atau menyerupai orang kafir atau ahli bid’ah dalam hal apa pun yang menjadi kekhususannya baik berupa pakaian dan kendaraan atau penampilan.

(Subulussalam, 4/176)

Demikian. Wallahu a’lam

📙📘📕📒📔📓📗

🖋 Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top