Tafsir Surat Al Kafirun (Bag.1)

📓 (Muqaddimah)

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (1) لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (2) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (3) وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ (4) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (5) لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ (6)

1). Katakanlah: Hai orang-orang kafir2). Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah3). Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah4). Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah5). Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah6). Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku

📓 A. Identifikasi Surat

✅ Termasuk dalam surat Makiyyah

✅ Urutan surat ke 109

✅ Nama lain surat Al Kafirun:

▪ Al Munabazah

▪ Al Mu’abadah

▪ Al Muqsyaqisyah (pembebas dari sifat nifaq)

▪ Menurut Abu Hafs Sirajuddin Umar (775 H) surat Al Kafirun disebut juga surat Al Bara’ah, surat Al Ikhlas dan surat Al Masyfa’ah (Al Lubab fi ulum al kitab, 20/527)

✅ Terdiri dari 6 ayat, 26 kalimat dan 74 huruf (Tafsir Marah Labid, 2/672)

📓 B. Kandungan umum surat Al Kafirun

Surat Al Kafirun merupakan pernyataan keyakinan yang benar dalam beragama, penegasan atas kebenaran Islam, tauhid dan penyembahan kepada Allah. Pemisahan antara haq dan bathil serta kebebasan beragama sesuai dengan keyakinan masing-masing dan tidak mencampur adukkan keyakinan.

📓 C. Asbab Nuzul Surat

Imam Asy Suyuthi menyebutkan  riwayat tentang asbab nuzul surat Al Kafirun:

A. Riwayat At Thabrani dan Ibnu Abi Hatim dari Abdullah bin Abbas, bahwa seorang Quraisy menyeru kepada Nabi Muhammad bahwa ia akan diberi harta yang berlimpah hingga menjadi orang terkaya di Makkah dan ia boleh memilih wanita mana saja yang ingin dinikahi Nabi, mereka berkata:

هذا لك يا محمد وتكف عن شتم آلهنتا ولا تذكرها بسوء فإن لم تفعل فاعبد ألهتنا سنة فأنزل الله هذه السورة

Ini semua untuk mu Muhammad, berhentilah mencela tuhan-tuhan kami dan menyebutnya buruk, jika engkau tidak lakukan maka sembahlah tuhan kami selama setahun, lalu Allah turunkan surat ini.

B. Riwayat Abdurrazzaq dari Wahab ia berkata,” Orang kafir Qurasy berkata kepada Nabi,”Jika kau mau engkau menyembah tuhan kami selam setahun, dan kami menyembauh tuhan kamu selama setahun, lalu Allah turunkan surat ini.

C. Riwayat Abi Hatim dari Said bin Mina ia berkata,” Tiga orang Quraisy menemui Rasulullah, mereka  adalah Al Walid bin Mughirah, Al Ashi bin Wa’il, Aswad bin Muthalib, dan Umayyah bin Khalaf, mereka berkata,”

يا محمد هلم فلتعبد ما نعبد ونعبد ما تعبد ولنشترك نحن وأنت في أمرنا كله , فأنزل الله هذه السورة 

Wahai Muhammad kemarilah, kamu menyembah apa yang kami sembah dan kami menyembah apa yang kamu sembah, dan kita bersama dalam setiap urusan kita, lalu Allah turunkan surat ini.” ( Imam Asy Suyuthi (911H), Asbabun Nuzul, Beirut: Muassasah Al Kutub Ats TSaqafiyah, 2002, h. 310)

📓 D. Keutamaan Surat Al Kafirun

Didalam kitab Al Lubab fi ulum Al Kitab disebutkan beberapa keutamaan surat Al Kafirun, diantaranya:

1⃣ Setara dengan sepertiga Al Qur’an

روى الترمذي من حديث أنس – رَضِيَ اللَّهُ عَنْه -: «إنَّها تعدِلُ ثُلثَ القُرآنِ»

Imam At Tirmizi menyebutkan dari hadits Anas Radhiyallah Anhu,” Surat Al Kafirun setara dengan sepertiga Al Qur’an” (Al Lubab Fi Ulumil Kitab, 20/527)

2⃣ Setara dengan seperempat Al Qur’an

وروى ابن الأنباري عن أنس – رَضِيَ اللَّهُ عَنْه -: قال: قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم َ: «قل يا أيها الكافرون تَعدلُ رُبُعَ القُرآنِ»

Diriwayatkan oleh Ibnu Anbari dari Anas radhiyallahu anhu berkata,”Bersabda Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam,”Qul Ya Ayyuhal Kafirun setara dengan seperempat Al Qur’an.

3⃣ Rasulullah membaca surat Al Kafirun pada saat shalat Fajar

Imam Ibnu Katsir menyebutkan riwayat dari Abu Hurairah:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ بِهِمَا فِي رَكْعَتِي الْفَجْرِ

Bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam membaca surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas pada dua rekaat shalat Fajar. (HR. Muslim, No. 1218)

4⃣ Barangsiapa yang membacanya akan terbebas dari syirik

عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ جَبَلَةَ بْنِ حَارِثَةَ -وَهُوَ أَخُو زَيْدِ بْنِ حَارِثَةَ-أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “إذا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ: ” قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ” حَتَّى تَمُرَّ بِآخِرِهَا، فَإِنَّهَا بَرَاءَةٌ مِنَ الشَّرَكِ” 

Dari Abu Ishaq dari Jabalah bin Jariyah dia saudara Zaid bin Haritsah, bahwasanya Rasulullah bersabda,”Jika kamu hendak tidur, bacalah Qul Ya ayyuhal kafirun hingga akhir ayat, sesungguhnya ia adalah pembebas dari syirik. (Mu’jam Al Kabir, 2/287)

5⃣ Terbebas dari sifat Nifaq

وقال الأصمعي: كان يقال ل {قُلْ يا أيها الكافرون} و {قُلْ هُوَ الله أَحَدٌ} المقشقشتان، أي: أنهما تبرئان من النفاق

Berkata Al Asmu’I Nabi menyebut surat Qul Ya Ayyuhal Kafirun dan Qul Huwallahu Ahad sebagai Al Muqsyaqisyatani (pembebas dari sifat nifaq). (Al Lubab Fi Ulumil Kitab, 20/528)

والله أعلم

Fauzan Sugiono Lc M.A.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

scroll to top