Imam Ibnu Taimiyah Mengoreksi Penguasa yang Keliru

💢💢💢💢💢💢💢💢

Beliau adalah ulama khalaf (belakangan) yang dianggap mewarisi jalan ulama salaf (terdahulu). Di antara kebaikan yang bisa dipetik dari perjalanan hidupnya adalah keberaniannya mengkoreksi penguasa yang jelas-jelas salahnya

Imam Al Bazaar Rahimahullah bercerita tentang aksi heroik Imam Ibnu Taimiyah Rahimahullah:

ูˆู„ู…ุง ุธู‡ุฑ ุงู„ุณู„ุทุงู† ุจู† ุบุงุฒุงู† ุนู„ู‰ ุฏู…ุดู‚ ุงู„ู…ุญุฑูˆุณุฉ ุฌุงุกู‡ ู…ู„ูƒ ุงุงู„ูƒุฑุฌ ูˆุจุฐู„ู‡ ู„ู‡ ุฃู…ูˆุงู„ุง ูƒุซูŠุฑุฉ ุฌุฒูŠู„ุฉ ุนู„ู‰ ุฃู† ูŠู…ูƒู†ู‡ ู…ู† ุงู„ูุชูƒ ุจุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ู…ู† ุฃู‡ู„ ุฏู…ุดู‚. ููˆุตู„ ุงู„ุฎุจุฑ ุงู„ู‰ ุงู„ุดูŠุฎ ูู‚ุงู… ู…ู† ููˆุฑู‡ ูˆุดุฌุน ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆุฑุบุจู‡ู… ููŠ ุงู„ุดุฌุงุนุฉ ูˆูˆุนุฏู‡ู… ุนู„ู‰ ู‚ูŠุงู…ู‡ู… ุจุงู„ู†ุตุฑ ูˆุงู„ุธูุฑ ูˆุงู„ุฃู…ู† ูˆุฒูˆุงู„ ุงู„ุฎูˆู. ูุงู†ุชุฏุจ ู…ู†ู‡ู… ุฑุฌุงู„ ู…ู† ูˆุฌูˆู‡ู‡ู…ุŒ ูˆูƒุจุฑุงุฆู‡ู…ุŒ ูˆุฐูˆูŠ ุงู„ุฃุญู„ุงู… ู…ู†ู‡ู…ุŒ ูุฎุฑุฌูˆุง ู…ุนู‡ ุฅู„ู‰ ุญุถุฑุฉ ุงู„ุณู„ุทุงู† ุบุงุฒุงู†ุŒ ูู„ู…ุง ุฑุขู‡ู… ุงู„ุณู„ุทุงู† ู‚ุงู„: ู…ู† ู‡ุคู„ุงุกุŸ ูู‚ูŠู„ ู‡ู… ุฑุคุณุงุก ุฏู…ุดู‚ุŒ ูุฃุฐู† ู„ู‡ู… ูุญุถุฑูˆุง ุจูŠู† ูŠุฏูŠู‡ุŒ ูุชู‚ุฏู… ุงู„ุดูŠุฎ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ ุฃูˆู„ู‹ุงุŒ ูู„ู…ุง ุฃู† ุฑุขู‡ ุฃูˆู‚ุน ุงู„ู„ู‡ ู„ู‡ ููŠ ู‚ู„ุจู‡ ู‡ูŠุจุฉู‹ ุนุธูŠู…ุฉุŒ ุญุชู‰ ุฃุฏู†ุงู‡ ูˆุฃุฌู„ุณู‡ุŒ ูˆุฃุฎุฐ ุงู„ุดูŠุฎ ููŠ ุงู„ูƒู„ุงู… ู…ุนู‡ ุฃูˆู„ู‹ุง ููŠ ุนูƒุณ ุฑุฃูŠู‡ ุนู† ุชุณู„ูŠุท ุงู„ู…ุฎุฐูˆู„ ู…ู„ูƒ ุงู„ูƒุฑุฌ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†ุŒ ูˆุถู…ู† ู„ู‡ ุฃู…ูˆุงู„ู‹ุง ูˆุฃุฎุจุฑู‡ ุจุญุฑู…ุฉ ุฏู…ุงุก ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†ุŒ ูˆุฐูƒู‘ูŽุฑู‡ ูˆูˆุนุธู‡ ูุฃุฌุงุจู‡ ุฅู„ู‰ ุฐู„ูƒ ุทุงุฆุนู‹ุงุŒ ูˆุญู‚ู†ุช ุจุณุจุจู‡ ุฏู…ุงุก ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆุญู…ูŠุช ุฐุฑุงุฑูŠู‡ู… ูˆุตููŠู† ุญุฑูŠู…ู‡ู…

โ€œTatkala Sultan Ibnu Ghazan berkuasa di Damaskus, Raja Al Karaj datang kepadanya dengan membawa harta yang banyak agar Ibnu Ghazan memberikan kesempatakan kepadanya untuk menyerang kaum musimin Damaskus.

Namun berita ini sampai ke telinga Syaikh Ibnu Taimiyah. Sehingga ia langsung bertindak menyulut semangat kaum muslimin untuk menentang rencana tersebut dan menjanjikan kepada mereka suatu kemenangan, keamanan, kekayaan, dan rasa takut yang hilang. LALU BANGKITLAH PARA PEMUDA, ORANG ORANG TUA, DAN PARA PEMBESAR MEREKA MENUJU SULTAN GHAZAN.

Ketika Sultan melihat mereka, dia bertanya: โ€œSiapa mereka?โ€ Maka dijawab: โ€œMereka adalah tokoh-tokoh Damaskus.โ€ Sultan mengizinkan mereka dan berdiri dihadapannya. Lalu pertama-tama majulah Syaikh Ibnu Taimiyah Rahimahullah, tatkala Sultan Ghazan melihat Syaikh Ibnu Taimiyah, Allah menjadikan hati Sultan Ghazan mengalami ketakutan yang hebat terhadapnya sehingga ia meminta Syaikh Ibnu Taimiyah agar mendekat dan duduk bersamanya.

Kesempatan tersebut digunakan Syaikh Ibnu Taimiyah untuk menolak rencananya, yaitu memberikan kesempatan keada Raja Al Karaj yang hina untuk menghabisi umat Islam Damaskus dengan imbalan harta. Ibnu Taimiyah memberitahu Sultan Ibnu Ghazan tentang kehormatan darah muslimin, mengingatkan dan memberi nasihat kepadanya. Maka Ibnu Ghazan menurut nasihat Ibnu Tamiyah tersebut. Dari situ, terselamatkanlah darah-darah umat Islam, terhaga isteri-isteri mereka, dan terjaga budak-budak perempuan mereka.”

📚 Imam Al Bazaar, Al Aโ€™lam Al โ€˜Aliyah, Hal. 67

Pelajaran dan hikmah:

– Menasihati pemimpin yang keliru dan kekeliruannya merugikan kehidupan kaum muslimin, adalah kewajiban bagi yang mampu melaksanakannya

– Menasihatinya secara terbuka dan bersama-sama, merupakan salah satu cara yang pernah ditempuh para salaf dan ‘alim rabbani umat ini. Itu bukan pemberontakan, apalagi Khawarij.

– Hal ini dilakukan jika memang mampu, efektif, dan mendatangkan maslahat dan menekan madharat

Wallahul Muwafiq Ilaa Aqwaamith Thariq

🌿🌺🌷🌻🌸🍃🌵🌴

✍ Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top