Hukum Tato dan Apakah Tato Harus Dihapus?

💦💥💦💥💦💥💦

📨 PERTANYAAN:

Assalamu’alaikum ustadz… saya mau bertanya tentang hukum tatto, kemudian bagi mereka yang terlanjur bertatto kemudian mendapatkan hidayah islam, apakah kemudian harus menghilangkan tattonya? karena jika harus menghilangkan tatto memakai laser biayanya cukup mahal, tapi jika tidak dihilangkan apakah ibadah2 mereka, seperti sholat sah hukumnya? Sukron (Nury)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Wa โ€˜Alaikum Salam wa Rahmatullah wa Barakatuh. Bismillah wal hamdulillah wash Shalatu was Salamu โ€˜ala Rasulillah wa Baโ€™d:

Manusia, biasanya membuat tato dengan berbagai alasan, seperti: keindahan (seni), atau supaya terlihat jantan dan gahar.

Syariat telah mengharamkan tato karena tiga alasan:

1⃣ Merubah ciptaan Allah Taโ€™ala secara permanen. Tubuh yang tadinya mulus diubahnya menjadi bercorak dan bergambar secara tetap. Allah Taโ€™ala dan RasulNya mengecam hal ini.

Allah Taโ€™ala berfirman:

ูˆูŽู„ูŽุฃูุถูู„ู‘ูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุฃูู…ูŽู†ู‘ููŠูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุขูŽู…ูุฑูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ููŽู„ูŽูŠูุจูŽุชู‘ููƒูู†ู‘ูŽ ุขูŽุฐูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ุนูŽุงู…ู ูˆูŽู„ูŽุขูŽู…ูุฑูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ููŽู„ูŽูŠูุบูŽูŠู‘ูุฑูู†ู‘ูŽ ุฎูŽู„ู’ู‚ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชู‘ูŽุฎูุฐู ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ูˆูŽู„ููŠู‘ู‹ุง ู…ูู†ู’ ุฏููˆู†ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ุฎูŽุณูุฑูŽ ุฎูุณู’ุฑูŽุงู†ู‹ุง ู…ูุจููŠู†ู‹ุง

Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merubahnya”. Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, Maka Sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. (QS. An Nisa (4): 119)

Memperindah diri dengan cara merubah ciptaan Allah Taโ€™ala โ€“termasuk tato- secara khusus telah dilaknat oleh Allah Taโ€™ala. Dari Abdullah bin Masโ€™ud Radhiallahu โ€˜Anhu, dia berkata:

ู„ูŽุนูŽู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ูˆูŽุงุดูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ุชูŽูˆู’ุดูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุชูŽู†ูŽู…ู‘ูุตูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุชูŽููŽู„ู‘ูุฌูŽุงุชู ู„ูู„ู’ุญูุณู’ู†ู ุงู„ู’ู…ูุบูŽูŠู‘ูุฑูŽุงุชู ุฎูŽู„ู’ู‚ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

โ€œAllah melaknat wanita pembuat tato dan yang bertato, wanita yang dicukur alis, dan dikikir giginya, dengan tujuan mempercantik diri mereka merubah ciptaan Allah Taโ€™ala.โ€ [1]

2⃣ Membuat tato bisanya dengan cara yang menyakitkan yaitu dengan melukai tubuh dengan jarum dan membentuk gambar yang diinginkan dengan jarum itu.

Hal ini terlarang, karena Allah Taโ€™ala berfirman:

ูˆูŽู„ูŽุง ุชูู„ู’ู‚ููˆุง ุจูุฃูŽูŠู’ุฏููŠูƒูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุชู‘ูŽู‡ู’ู„ููƒูŽุฉู

Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. (QS. Al Baqarah (2): 195)

Juga disebutkan dalam hadits:

ุนู†ู’ ุฃูŽุจูŠ ุณูŽุนูŠุฏู ุณูŽุนุฏู ุจู†ู ู…ูŽุงู„ููƒ ุจู†ู ุณูู†ูŽุงู†ู ุงู„ุฎูุฏุฑูŠู‘ู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ูู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ูŽุงู„ูŽ: (ู„ุงูŽ ุถูŽุฑูŽุฑูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ุถูุฑูŽุงุฑูŽ)

Dari Abu Saโ€™id Saโ€™ad bin Malik bin Sinan Al Khudri Radhiallahu โ€˜Anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam bersabda: โ€œJangan merusak (mencelakakan) orang lain dan diri sendiri.โ€ (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)[2]

Maka, membuat tato termasuk aktifitas melukai diri sendiri secara sengaja yang terlarang.

3⃣ Nash-nash yang ada menyebutkan dengan kata โ€œLaโ€™anallah (Allah melaknat)โ€ untuk orang yang membuatkan tato dan yang dibuatkan tato, artinya adalah haram dan berdosa

Bahkan Al Qadhi โ€˜Iyadh menyebutkan hal itu sebagai maksiat dan dosa besar, lantaran adanya laknat bagi pelakunya. Termasuk juga orang yang ikut serta dalam perbuatan ini, maka dia juga mendapatkan dosanya, sebagaimana orang yang ikut serta dalam kebaikan, maksa dia juga dapat pahalanya. (Imam An Nawawi, Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 7/236. Mawqiโ€™ Ruh Al Islam. Al Qadhi โ€˜Iyadh, Ikmalul Muโ€™allim, 6/328. Maktabah Al Misykah)

Imam Ibnu Baththal memberikan syarah (penjelasan) terhadap hadits โ€œAllah melaknat pembuat tato dan orang yang dibuatkan tatoโ€:

ู„ุฃู†ู‡ู…ุง ุชุนุงูˆู†ุง ุนู„ู‰ ุชุบูŠูŠุฑ ุฎู„ู‚ ุงู„ู„ู‡ ุŒ ูˆููŠู‡ ุฏู„ูŠู„ ุฃู† ู…ู† ุฃุนุงู† ุนู„ู‰ ู…ุนุตูŠุฉ ุŒ ูู‡ูˆ ุดุฑูŠูƒ ูู‰ ุงู„ุฃุซู…

โ€œKarena keduanya saling tolong menolong dalam merubah ciptaan Allah, dan hadits ini merupakan dalil bahwa siapa saja yang menolong perbuatan maksiat, maka dia ikut serta dalam dosanya.โ€ (Imam Ibnu Baththal, Syarh Shahih Bukhari, 9/174. Maktabah Ar Rusyd)

📌 Wajib Menghilangkan Jika Tidak Membahayakan

Lalu, bagaimana jika seorang ingin menghilangkan tato, tetapi kesulitan karena dikhawatirkan kerusakan pada tubuhnya? Imam Al Khathib Asy Syarbini mengatakan:

ูˆุชุฌุจ ุฅุฒุงู„ุชู‡ ู…ุงู„ู… ูŠุฎู ุถุฑุฑุงู‹ ูŠุจูŠุญ ุงู„ุชูŠู…ู…ุŒ ูุฅู† ุฎุงู ุฐู„ูƒ ู„ู… ุชุฌุจ ุฅุฒุงู„ุชู‡ ูˆู„ุง ุฅุซู… ุนู„ูŠู‡ ุจุนุฏ ุงู„ุชูˆุจุฉ

โ€œWajib baginya menghilangkannya selama tidak ditakutkan adanya bahaya pada dirinya, dan dibolehkan baginya tayammum, jika dia takutkan hal itu (yakni bahaya menghilangkan tato, pen), maka tidak wajib menghilangkannya dan tidak berdosa baginya setelah tobatnya.โ€ (Imam Muhammad Al Khathib Asy Syarbini, Mughni Muhtaj, 1/191. Lihat juga Fathul Bari, 10/372)

Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah mengatakan dalam fatwanya:

ูุฅู†ู‡ ูŠู„ุฒู…ู‡ ุฅุฒุงู„ุชู‡ ุจุนุฏ ุนู„ู…ู‡ ุจุงู„ุชุญุฑูŠู… ุŒ ู„ูƒู† ุฅุฐุง ูƒุงู† ููŠ ุฅุฒุงู„ุชู‡ ู…ุดู‚ุฉ ุฃูˆ ู…ุถุฑุฉ ูุฅู†ู‡ ูŠูƒููŠู‡ ุงู„ุชูˆุจุฉ ูˆุงู„ุงุณุชุบูุงุฑ ุŒ ูˆู„ุง ูŠุถุฑู‡ ุจู‚ุงุคู‡ ููŠ ุฌุณู…ู‡

โ€œMaka, hendaknya dia menghilangkan tato tersebut setelah dia mengetahui keharamannya. Tetapi jika dalam penghapusannya itu mengalami kesulitan atau mudharat (bahaya), maka cukup baginya untuk bertobat dan istighfar, dan tidak mengapa sisa tato yang ada pada tubuhnya.โ€ (Majmuโ€™ Fatawa wal Maqalat Ibnu Baz, Juz. 10, No. 218)

Maka, wajib baginya menghilangkan tatonya itu, sebaiknya dihilangkan secara cicil saja jikalau memang dia takut merusak dan membuat luka yang banyak pada tubuhnya. Tetapi, jika itu juga sulit, maka hendaknya dia bertobat (menyesal, membenci, dan tidak mengulangi lagi), serta banyak-banyak mohon ampun kepada Allah Taโ€™ala.

Menurut pendapat yang tepat, tato tidaklah menghalangi wudhu atau mandi janabah, sebab tato tidak melapisi kulit, dia bukan cat dan bukan cutek yang melapisi dan menutupi kulit, melainkan meresap ke dalamnya. Sehingga, tidak perlu ada kekhawatiran untuk wudhu dan shalat, bagi orang yang memiliki tato dan sulit dihilangkan itu.

Wa Shallallahu โ€˜Ala Nabiyiina Muhamadin wa โ€˜Ala Aalihi wa Shahbihi wa Sallam. Wallahu Aโ€™lam

🍃🌻☘🌸🌷🌾🌺🌴

✏ Farid Nu’man Hasan


🍃🍃🍃🍃

[1] HR. Bukhari No. 4604, 5587, Muslim No. 2125, Ibnu Hibban No. 5504, Ad Darimi No. 2647, Abu Yaโ€™la No. 5141

[2] Imam Ibnu Majah dalam Sunannya No. 2340, dari โ€˜Ubadah bin Ash Shaamit, dan No. 2341, dari Ibnu Abbas

– Imam Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra dari beberap jalan: dari Abu Saโ€™id Al Khudri, No. 11166, dari Amru bin Yahya, dari ayahnya, No. 11167, 11658, 20231, kata Imam Al Baihaqi: diriwayatkan secara mursal, tetapi kami meriwayatkan dalam Ash Shulhu secara maushuul (bersambung sanadnya). Dari โ€˜Ubadah in Ash Shaamit No. 11657, 20230. Lihat juga As Sunan Ash Shaghir No. 1630, dari Amru bin Yahya dari ayahnya secara mursal.

– Imam Ahmad dalam Musnadnya No. 2865, dari Ibnu Abbas

– Imam Ath Thabarani meriwayatkannya dalam Al Muโ€™jam Al Kabir No. 1387, dari Tsaโ€™labah bin Malik, juga No. 11576, 11806, dari Ibnu Abbas. Juga dalam Al Muโ€™jam Al Awsath No. 268, 1033, dari โ€˜Aisyah, juga No. 3777, dari Ibnu Abbas, juga No. 5193, dari Jabir bin Abdullah

– Imam Ad Daruquthni dalam Sunannya, 3/77, dari Abu Saโ€™id Al Khudri, juga 4/277, dari โ€˜Aisyah

– Imam Abu Nuโ€™aim dalam Maโ€™rifatush Shahabah No. 1300, dari Tsaโ€™labah bin Malik

– Imam Malik dalam Al Muwaththaโ€™ riwayat Yahya Al Laitsi No. 1429

– Imam Asy Syafiโ€™i dalam Musnadnya yang disusun oleh As Sindi No. 575

Syaikh Muhammad bin Darwisy bin Muhammad berkata:

ุฑูˆุงู‡ ู…ุงู„ูƒ ู…ุฑุณู„ุง ูˆุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ ูˆุงุจู† ู…ุงุฌุฉ ูˆุบูŠุฑู‡ู…ุง ุจุณู†ุฏ ููŠู‡ ุฌุงุจุฑ ุงู„ุฌุนููŠ ูˆู‡ูˆ ุถุนูŠู ูˆุฃุฎุฑุฌู‡ ุงุจู† ุฃุจูŠ ุดูŠุจุฉ ูˆุงู„ุฏุงุฑู‚ุทู†ูŠ ุจุณู†ุฏ ุขุฎุฑ ูˆู„ู‡ ุทุฑู‚ ูู‡ูˆ ุญุณู†

Diriwayatkan oleh Malik secara mursal, Ibnu Majah, dan selainnya, dengan sanad yang di dalamnya terdapat Jabir Al Juโ€™fi dan dia seorang yang lemah. Juga dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan Ad Daruquthni dengan sanad yang lain dan memiliki banyak jalan, maka hadits ini hasan. (Asnal Mathalib, Hal. 324. Darul Kutub Al โ€˜Ilmiyah)

Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth berkata:

ุญุณู†ุŒ ุฌุงุจุฑ- ูˆู‡ูˆ ุงุจู† ูŠุฒูŠุฏ ุงู„ุฌุนููŠุŒ ูˆุฅู† ูƒุงู† ุถุนูŠูุงู‹- ู‚ุฏ ุชูˆุจุนุŒ ูˆุจุงู‚ูŠ ุฑุฌุงู„ู‡ ุซู‚ุงุช ุฑุฌุงู„ ุงู„ุตุญูŠุญ

Hasan, Jabir โ€“dia adalah Ibnu Zaid Al Juโ€™fi- kalau pun dia lemahย telah ada yang menguatkannya, dan para perawi lainnya semuanya adalah periwayat hadits shahih. (Taโ€™liq Musnad Ahmad No. 2865)

Sementara Syaikh Al Albani Rahimahullah menshahihkannya di berbagai kitabnya, seperti Irwaโ€™ul Ghalil, As Silsilah Ash Shahihah, Ghayatul Maram,Takhrij Musykilat Al Faqr, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top