Bolehkah Shalat Id di Rumah?

💢💢💢💢💢💢💢

Ada himbauan shalat Id di rumah saja, gimana ini? (bbrp jamaah)

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Bismillahirrahmanirrahim..

Semoga Allah Ta’ala berikan kekuatan dan kesabaran kepada kita dalam melewati musibah wabah ini…

Jika memang wabah ini berkepanjangan sampai ke bulan Syawwal. Maka, shalat Idul fitri di rumah seorg diri, bagi yang udzur sah. Jika memang kondisinya tidak bisa mendatanginya baik krn sakit, safar, atau kondisi wabah seperti saat ini.

Ada dua opsi, dia bisa melakukan seorang diri di rumah atau berjamaah bersama keluarganya. Tatacaranya seperti shalat Id, atau seperti shalat biasa dua rakaat, semua ini sah dan lapang saja.

Imam asy Syafi’i Rahimahullah mengatakan:

ูˆูŠุตู„ูŠ ุงู„ุนูŠุฏูŠู† ุงู„ู…ู†ูุฑุฏ ููŠ ุจูŠุชู‡ ูˆุงู„ู…ุณุงูุฑ ูˆุงู„ุนุจุฏ ูˆุงู„ู…ุฑุฃุฉ

Shalat dua hari raya seorg diri di rumah baik musafir, hamba sahaya, dan wanita.

(Mukhtashar al Umm, 8/125)

Imam Ibnu Qudamah Rahimahullah mengatakan:

ูˆู‡ูˆ ู…ุฎูŠุฑ ุŒ ุฅู† ุดุงุก ุตู„ุงู‡ุง ูˆุญุฏู‡ ุŒ ูˆุฅู† ุดุงุก ุตู„ุงู‡ุง ุฌู…ุงุนุฉ
ู‚ููŠู„ูŽ ู„ูุฃูŽุจููŠ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู: ุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูุตูŽู„ู‘ููŠุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฅู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ู…ูŽุถูŽู‰ ุฅู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุตูŽู„ู‘ูŽู‰ุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุญูŽูŠู’ุซู ุดูŽุงุกูŽ.

Dia boleh memilih, jika mau dia bisa shalat sendiri, jika mau dia bisa shalat berjamaah. Abu Abdillah (Imam Ahmad) ditanya, di mana shalatnya? Beliau menjawab: “Jika dia mau di mushalla (lapangan), kalau dia mau dimana saja.” (al Mughni, 2/290)

Dalam Al Lajnah Ad Daimah:

ุตู„ุงุฉ ุงู„ุนูŠุฏูŠู† ูุฑุถ ูƒูุงูŠุฉุ› ุฅุฐุง ู‚ุงู… ุจู‡ุง ู…ู† ูŠูƒููŠ ุณู‚ุท ุงู„ุฅุซู… ุนู† ุงู„ุจุงู‚ูŠู†

Shalat id itu fardhu kifayah, jika ada yang melaksanakan sebagian, maka sebagian lain tidak berdosa.

ูˆู…ู† ูุงุชุชู‡ ูˆุฃุญุจ ู‚ุถุงุกู‡ุง ุงุณุชุญุจ ู„ู‡ ุฐู„ูƒุŒ ููŠุตู„ูŠู‡ุง ุนู„ู‰ ุตูุชู‡ุง ู…ู† ุฏูˆู† ุฎุทุจุฉ ุจุนุฏู‡ุงุŒ ูˆุจู‡ุฐุง ู‚ุงู„ ุงู„ุฅู…ุงู… ู…ุงู„ูƒ ูˆุงู„ุดุงูุนูŠ ูˆุฃุญู…ุฏ ูˆุงู„ู†ุฎุนูŠ ูˆุบูŠุฑู‡ู… ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู…

Bagi yg tidak melaksanakan dan dia mau mengqadhanya, maka itu sunnah baginya. Maka, shalatlah seperti tatacara shalat Id, tanpa khutbah setelahnya. Inilah pendapat Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, An Nakha’i, dan ulama lainnya.

(al Lajnah ad Daimah, 8/306)

Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu:

ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุฅุฐูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุดู’ู‡ูŽุฏู’ ุงู„ู’ุนููŠุฏูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุฅูู…ูŽุงู…ู ุจูุงู„ู’ุจูŽุตู’ุฑูŽุฉู ุฌูŽู…ูŽุนูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽูˆูŽุงู„ููŠู‡ูุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู…ูŽ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจู’ู†ู ุฃูŽุจููŠ ุนูุชู’ุจูŽุฉูŽ ู…ูŽูˆู’ู„ูŽุงู‡ู ููŽูŠูุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุจูู‡ูู…ู’ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ูุŒ ูŠููƒูŽุจู‘ูุฑู ูููŠู‡ูู…ูŽุง. ูˆูŽู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุถูŽุงุกู ุตูŽู„ูŽุงุฉูุŒ ููŽูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุตูููŽุชูู‡ูŽุงุŒ ูƒูŽุณูŽุงุฆูุฑู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽูˆูŽุงุชู

Jika dia tdk bisa shalat Id bersama imam di Bashrah, maka dia kumpulkan keluarganya dan para pelayannya, lalu berdirilah Abdullah bin ‘Utbah – pelayannya- mengimami mereka sebanyak dua rakaat, dia bertakbir pada dua rakaat itu. Karena ini qadha shalat, maka caranya sama seperti shalat-shalat lainnya.

(al Mughni, 2/290)

Demikian. Wallahu a’lam

🌸🌿🌳🍀🌷🌻🍃

✍ Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top