Hukum Wanita Memakai Pakaian Putih

💢💢💢💢💢💢💢💢

📨 PERTANYAAN:


Assalamualaikum ust farid hafizakallah, ada seorang guru yg mengatakan wanita dilarang memakai pakaian berwarna putih, dikatakannya haditsnya ada dlm kitab riyadhus sholihin. Benarkah demikianโ€ฆ syukron ( +62 897-5847-xxx )

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Memakai warna putih, justru dianjurkan, sebagaimana hadits berikut:

ุนูŽู†ู’ ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ู‚ูŽุงู„ูŽ
ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ู’ุจูŽุณููˆุง ู…ูู†ู’ ุซููŠูŽุงุจููƒูู…ู’ ุงู„ู’ุจูŽูŠูŽุงุถูŽ ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑู ุซููŠูŽุงุจููƒูู…ู’ ูˆูŽูƒูŽูู‘ูู†ููˆุง ูููŠู‡ูŽุง ู…ูŽูˆู’ุชูŽุงูƒูู…ู’

Dari Ibnu Abbas ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pakailah warna putih untuk pakaian kalian, sebab ia sebaik-baik pakaian untuk kalian. Dan kafanilah orang-orang yang meninggal dari kalian dengannya.

(HR. Abu Daud no. 4061, Shahih)

Imam Al Munawiy Rahimahullah mengatakan:

ู‡ุฐุง ุฎุทุงุจ ู„ุนู…ูˆู… ุงู„ุฎู„ู‚ ุŒ ู„ู‚ูˆู„ู‡ : ( ุซูŠุงุจูƒู… ) ุŒ ูˆู„ู… ูŠู‚ู„ : ( ุซูŠุงุจู†ุง ) ุ› ูู‡ูˆ ุฎูŠุฑ ุงู„ุซูŠุงุจ ..

Arah pembicaraan hadits ini adalah berlaku UMUM untuk semua makhluk (manusia), berdasarkan sabdanya (pakaian kalian), Nabi tidak katakan (pakaian kami), dan itu sebaik-baiknya (warna) pakaian ..

(Faidhul Qadir, 3/485)

Apalagi jika warna putih sudah biasa dipakai kaum wanita di sebuah negeri, maka tidak masalah.

Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin Rahimahullah menjelaskan:

ุฅุฐุง ูƒุงู† ุงู„ุซูˆุจ ุณุงุชุฑุงู‹ ุŒ ู…ุจุงุญุงู‹ : ูุฅู†ู‡ ู„ุง ุญุฑุฌ ุ› ู„ุฃู†ู‡ ู„ุง ุนุจุฑุฉ ุจุงู„ู„ูˆู† ุŒ ูุงู„ู…ุฑุฃุฉ ูŠุฌูˆุฒ ุฃู† ุชู„ุจุณ ุฃุจูŠุถ ูˆุฃุตูุฑ ูˆุฃุญู…ุฑ ูˆุฃุฎุถุฑ

Jika pakaiannya menutup aurat maka itu boleh, tidak masalah. Karena masalah warna tidak ada ketentuan khusus, sehingga wanita boleh memakai warna putih, kuning, merah, hijau.

ูˆู„ูƒู† ู„ุง ุชุชุดุจู‡ ุจุงู„ุฑุฌุงู„ ููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃู„ุจุณุฉ ุŒ ุฃูŠ ู„ุง ุชู„ุจุณ ุซูˆุจุงู‹ ูŠูƒูˆู† ุฎูŠุงุทุชู‡ ูƒุฎูŠุงุทุฉ ุซูŠุงุจ ุงู„ุฑุฌุงู„ ุ› ู„ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู„ุนู† ุงู„ู…ุชุดุจู‡ุงุช ู…ู† ุงู„ู†ุณุงุก ุจุงู„ุฑุฌุงู„ ูˆู„ุนู† ุงู„ู…ุชุดุจู‡ูŠู† ู…ู† ุงู„ุฑุฌุงู„ ุจุงู„ู†ุณุงุก

Tetapi tidak boleh menyerupai laki-laki, yaitu jangan dia memakai pakaian yang model jahitannya seperti pakaian kaum laki-laki, karena Nabi Shalallahu’Alaihi wa Sallam melaknat wanita yang menyerupai laki-laki dan sebaliknya.

(Fatawa Nuur ‘alad Darb, 2/18)

Demikian. Wallahu a’lam

📙📘📕📒📔📓📗

🖋 Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top